Skripsi
Isolasi dan karakterisasi mikroba potensial penghasil enzim lipase dari palm oil mill effluent (POME) / ALPIN LEPONG BULAN
Abstrak
Kebutuhan enzim di Indonesia setiap tahun meningkat pada pertengahan tahun 2024 impor enzim mencapai 25 1 ribu ton. Hal ini mendorong adanya strategi inovatif untuk meningkatkan produksi enzim dalam negeri. Salah satu enzim yang banyak dibutuhkan dan dapat diproduksi dalam negeri adalah enzim lipase. Enzim lipase merupakan enzim yang dapat menghidrolisis trigliserida (lemak dan minyak) menjadi asam lemak dan gliserol. Bakteri penghasil enzim lipase dapat diperoleh dengan cara mengisolasi bakteri dari limbah yang memiliki kandungan minyak atau lemak seperti palm oil mill effluent (POME). Salah satu industri pengolahan kelapa sawit yang masih beroperasi yaitu pabrik kelapa sawit yang berada di Blitar Jawa Timur. Pada penelitian ini dilakukan karakterisasi limbah isolasi bakteri penentuan kurva pertumbuhan bakteri penghasil enzim lipase penentuan aktivitas enzim lipase optimasi pH dan suhu media produksi enzim lipase penentuan aktivitas spesifik enzim lipase serta penentuan spesies bakteri dengan cara uji genotipe. Tahapan tersebut dilakukan dengan tujuan memperoleh isolat bakteri potensial penghasil enzim lipase yang unggul. Berdasarkan penelitian diperoleh 3 isolat yang potensial menghasilkan enzim lipase dengan jenis bakteri gram negatif dan berbentuk batang dengan indeks lipolitik isolat bakteri L5 L6 dan L9 berturut-turut sebesar 3 59 3 50 dan 3 39. Kondisi optimum media produksi enzim lipase ketiga isolat bakteri berada pada pH 7 dan suhu 37 deg C dengan waktu inkubasi L5 selama 120 jam dan untuk bakteri L6 dan L9 selama 132 jam dengan aktivitas enzim berturut-turut sebesar 0 281 plusmn 0 002 U/mL 0 066 plusmn 0 001 U/mL dan 0 064 plusmn 0 001 U/mL. Hasil identifikasi gen 16S rRNA menunjukkan bahwa isolat bakteri L5 termasuk bakteri Pseudomonas panipatensis sedangkan L6 dan L9 merupakan bakteri Pseudomonas citronellolis.