Disertasi
Kepemimpinan kepala sebagai joguru dalam pengembangan sekolah berkualitas berbasis nilai adat segulaha (studi multi kasus di SD Nageri 2, SD Negeri 38, SD IT Nurul Hasan dan SD Alkhairaat 1), / Taslim Buaja
Abstrak
RINGKASAN Buaja Taslim (2024) Kepemimpinan Kepala sebagai Joguru dalam Pengembangan Sekolah Berkualitas Berbasis Nilai Adat Segulaha (Studi Multi Kasus di SD Nageri 2 SD Negeri 38 SD IT Nurul Hasan dan SD Alkhairaat 1) Disertasi Program Doktor Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang Pembimbing I Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono M.Pd Pembimbing II Dr. Agus Timan M.Pd Pembimbing III Dr. Mustiningsih M.Pd Kata kunci kepemimpinan joguru adat segulaha sekolah berkualitas Kepemimpinan kepala sekolah sebagai joguru yang mengimplementasikan nilai-nilai adat segulaha dapat memberikan dorongan dan inspirasi kepada semua orang di lingkungan sekolah untuk bekerja menuju tujuan masa depan dengan kemampuan menyampaikan visi secara jelas. Kepala sekolah ini mampu mengantisipasi perubahan dan tantangan serta berani mengambil risiko yang telah dipertimbangkan dengan cermat. Kehadirannya membawa pengaruh positif sehingga sekolah dapat mencapai kemajuan yang selaras dengan nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat. Fokus umum dari penelitian ini untuk mendeskripsikan secara mendalam kepemimpinan kepala sekolah sebagai joguru dalam pengembangan sekolah berkualitas. Secara khusus fokus penelitian ini diarahkan dalam 3 hal berikut ini (1) nilai adat segulaha yang menjadi basis dalam pengembangan sekolah berkualitas (2) karakteristik kepemimpinan kepala sekolah sebagai joguru dalam pengembangan sekolah berkualitas dengan menerapkan nilai-nilai adat segulaha (3) Merefleksikan dampak kepemimpinan kepala sekolah sebagai joguru dalam pengembangan sekolah berkualitas dalam menerapkan nilai-nilai adat segulaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multi kasus. Penelitian ini dilakukan pada empat sekolah yang ada di Kota Ternate yaitu (1) SD Negeri 2. (2) SD Negeri 38. (3) SD IT Nurul Hasan. (4) SD Alkhairaat 1 Kota Ternate. Penentuan lokasi penelitian berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan rekomendasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Ternate dan juga hasil asesmen nasional sekolah. Analisis data dilakukan dengan dua tahap yaitu analisis data kasus individu dan analisis data lintas kasus dengan melalui enam langka (1) mengolah dan mempersiapkan data untuk dianalisis (2) membaca keseluruhan data (3) menganalisis lebih detail dengan meng-coding data (4) pada langkah ini peneliti menerapkan proses coding untuk mendeskripsikan setting orang-orang kategori-kategori dan tema-tema yang akan dianalisis (5) peneliti berusaha menunjukkan bagaimana deskripsi dan tema-tema ini akan disajikan kembali dalam narasi/laporan (6) menginterpertasi atau memaknai data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai adat segulaha menjadi basis dalam kepemimpinan kepala sekolah sebagai joguru terdapat adat se Atorang (nilai religius) yang bersumber dari ajaran agama Islam Ghalib se Lukudi nilai (kesetaraan) merujuk pada prinsip bahwa setiap individu diperlakukan dengan adil dan setara dalam mendapatkan hak-hak mereka serta melaksanakan kewajiban-kewajiban mereka serta Ngare se care se doniru (nilai kebersamaan) dalam rasa kekeluargaan kerja sama dan musyawarah. Selain itu Karakteristik kepemimpinan kepala sekolah sebagai joguru berbasis nilai adat seguala mencakup keteladanan penguatan kerja tim motivasi dan pengembangan potensi melalui kegiatan ilmiah. Komunikasi efektif dengan sifat terbuka dan dinamis dapat memastikan bahwa informasi mengalir dengan lancar mengurangi kesalahpahaman serta memperkuat kerja sama dan kolaborasi antar anggota tim termasuk membangun aspirasi melalui musyawarah. Inovasi melibatkan pembangunan sekolah baru pojok baca praktik bahasa asing pelaksanaan dhuha mubarakah dan sedekah qurban. Keteladanan melibatkan penggunaan bahasa yang baik berpakaian islami disiplin menghargai bawahan tidak angkuh menjadi panutan hafal Al-Qur rsquo an 30 juz dan mengayomi. Merefleksikan upaya kepemimpinan kepala sekolah sebagai joguru dalam pengembangan sekolah berkualitas dengan menerapkan nilai adat segulaha melibatkan semua warga sekolah menciptakan iklim pembelajaranyang kondusif serta membangun budaya sekolah. Dampaknya termasuk peningkatan kualitas guru prestasi siswa dan hubungan yang harmonis serta sekolah terus mengembangkan diri agar dapat menghasilkan sekolah-sekolah baru. Berdasarkan uraian disarankan sebagai berikut. Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ternate patut menjadikan hasil penelitian ini sebagai salah satu input kebijakan peningkatan kualitas pendidikan Ketua Yayasan Nurul Hasan serta Ketua Yayasan Alkhairaat Kepala SD Negeri 2 Kota Ternate Kepala SD Negeri 38 Kota Ternate Kepala SD Nurul Hasan Kota Ternate dan Kepala SD Alkhairaat 1 Kota Ternate dan dewan guru untuk mentransformasi nilai adat segulaha yang dapat diwujudkan melalui kepemimpinan kepala sekolah sebagai joguru dalam upaya pengembangan sekolah berkualitas serta para peneliti selanjutnya agar bisa merefleksikan dan mengembangkan dengan berbagai pendekatan pada satuan pendidikan yang lebih lanjut.