Skripsi
Analisis sarana penyelamatan dan sistem proteksi kebakaran pada unit central control room utilitas batu bara di industri kimia Jawa Timur / Alifiona Benita Cahyadewi
Abstrak
Industri kimia rentan terhadap terjadinya kebakaran karena melibatkan bahan kimia dan peralatan yang mudah terbakar bahkan menimbulkan ledakan. Tahun 2022 BNPB melaporkan kebakaran di Indonesia sebanyak 4.287 kejadian dengan kematian akibat kebakaran sebanyak 56 jiwa. Penelitian sebelumnya menyatakan kebakaran pada unit batu bara industri kimia masih bersifat fluktuatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemenuhan sarana penyelamatan dan sistem proteksi kebakaran pada unit CCR (central control room) utilitas batu bara di salah satu industri kimia Jawa Timur. Penelitian ini bersifat observasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode analisis data secara deskriptif analitik komparatif berdasarkan Permen PU No. 26 Tahun 2008 tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran Pada Bangunan dan Lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesesuaian sistem proteksi aktif 70 8% sistem proteksi pasif 81 48% dan sarana penyelamatan 66 2%. Kesimpulan penelitian ini yakni secara keseluruhan diperoleh tingkat kesesuaian sistem proteksi total sebesar 72 82% yang termasuk dalam kategori hampir sesuai. Hasil penelitian dapat menjadi bahan acuan dalam mengevaluasi sistem proteksi di unit terkait.