Skripsi
Prison life aftermath: analisis kebermaknaan hidup mantan narapidana residivis / Dini Salsabila Ramadhani
Abstrak
Tingginya tingkat residivisme menjadi tanda bahwa seorang mantan narapidana memiliki dinamika hidup yang kompleks dan cenderung mengalami krisis kebermaknaan hidup. Mantan narapidana residivis merupakan individu dengan pengalaman berbagai masa sulit dalam hidupnya sehingga menyebabkan adanya potensi kemunculan kebermaknaan hidup. Kebermaknaan hidup atau makna hidup merujuk pada bagaimana individu dapat menemukan arti dan tujuan dalam hidupnya untuk menjadi orang yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara interpretatif bagaimana kebermaknaan hidup mantan narapidana residivis dan bagaimana mencapai kebermaknaan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Jenis metodologi kualitatif yang digunakan adalah studi kasus dengan jenis studi kasus deksriptif. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 3 orang dengan karakteristik mantan narapidana residivis yang masih terintegrasi dalam pembimbingan dan pengawasan Bapas Kelas I Malang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara kualitatif semi terstruktur. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Tahapan dalam analisis deskriptif kualitatif terdiri dari 4 tahapan yaitu pengorganisasian data membaca dan membuat memo (memoing) mendeskripsikan mengklasifikasikan dan menafsirkan data menjadi kode dan tema penafsiran dan visualisasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan hidup partisipan berorientasi pada keinginan hidup dengan lebih sejahtera dan menghargai kebersamaan dengan keluarga selanjutnya signifikansi hidup partisipan digambarkan pada kepentingan pekerjaan keluarga dan regulasi diri atau pengembangan diri dalam hal menolak pengaruh negatif. Makna hidup juga dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti keluarga kebebasan rasa memiliki dan lain sebagainya. Selain itu tercapainya makna hidup berasal dari kebahagiaan penentuan tujuan apresiasi diri dan kepercayaan. Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman dan referensi riset dalam studi atau penerapan intervensi penelitian dengan tema makna hidup pada narapidana.