Skripsi
Gambaran lifestyle dan hipotensi siswa man 2 kabupaten ponorogo / Novi Rahmatika Ikhtiyari
Abstrak
Meningkatnya aktivitas fisik di kalangan remaja dan pola makan yang tidak teratur memicu risiko tekanan darah di bawah batas normal. Gambaran lifestyle dan hipotensi Siswa MAN 2 Kabupaten Ponorogo dijadikan sebagai fokus penelitian untuk memahami distribusi antara gaya hidup dengan tekanan darah rendah di kalangan siswa. Berdasarkan hasil dari sebuah survei epidemiologi hipertensi di Indonesia oleh Setiati ditemukan kasus kejadian hipotensi sebesar 12 65%. Kejadian hipotensi akan meningkat pada umur 17-19 tahun atau masa remaja seperti siswa SMA/MAN Sederajat. Tujuan penelitian yaitu mengetahui gambaran lifestyle dan hipotensi pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi cross- sectional dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data dengan memilih sampel siswa MAN 2 Kabupaten Ponorogo berjumlah 196 siswa. Hasil penelitian didapatkan dari 196 siswa di MAN 2 Ponorogo 20 (10 2%) siswa mengalami hipotensi dengan 116 (59 2%) siswa memiliki frekuensi pola makan yang tidak sehat dan frekuensi aktivitas fisik yang sedang sebesar 81 (41 3%). Kesimpulannya tidak ada hubungan antara frekuensi makan dan aktivitas fisik dengan hipotensi pada siswa MAN 2 Kabupaten Ponorogo.