Skripsi
Pengembangan dispenser inklusif bagi penyandang disabilitas penglihatan dengan integrasi speech recognition dan bluetooth transceiver / Yossy Firmansyah
Abstrak
Individu dengan keterbatasan penglihatan menghadapi tantangan yang signifikan dalam mendapatkan akses air minum karena keterbatasan visual mereka. Dispenser air konvensional pada umumnya tidak mempertimbangkan kondisi ini sehingga menghambat akses mandiri bagi individu yang mengandalkan indra non-visual. Keterbatasan ini menggambarkan ketergantungan mereka pada lingkungan sekitar dalam pemenuhan kebutuhan mendasar seperti mendapatkan air minum. Penggunaan dispenser air yang umumnya dirancang dengan kontrol visual seperti tombol-tombol layar atau petunjuk visual menjadi tidak dapat diakses bagi mereka yang mengandalkan indra non-visual. Kesulitan ini mempertegas perlunya solusi inovatif yang dapat meningkatkan aksesibilitas bagi tunanetra dalam memperoleh air minum secara mandiri. Penelitian ini memperkenalkan pengembangan dispenser inklusif bagi penyandang disabilitas penglihatan dengan integrasi google speech recognition API dan bluetooth transceiver sebagai solusi. Dispenser ini dilengkapi dengan beberapa fitur utama seperti deteksi keberadaan dispenser di sekitar pengguna pengisian air sesuai kebutuhan melalui speech recognition fitur talkback dispenser untuk memberikan informasi kepada pengguna melalui suara nontifikasi galon telah habis serta adanya tombol untuk mengoperasikan dispenser dengan mengisi air suhu normal ataupun suhu panas pada gelas secara manual. Solusi ini bertujuan agar dispenser dapat digunakan oleh semua individu khususnya untuk mengatasi keterbatasan aksesibilitas bagi pengguna dengan disabilitas penglihatan dalam mendapatkan air minum secara mandiri. Upaya meningkatkan aksesibilitas bagi pengguna dengan disabilitas penglihatan dan individu dengan kebutuhan khusus lainnya menjadi inti dari inovasi teknologi menuju inklusi yang lebih besar dalam lingkungan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan dispenser inklusif bagi penyandang disabilitas penglihatan dengan integrasi speech recognition dan bluetooth transceiver berhasil mengintegrasikan teknologi google speech recognition API dari smartphone ke dispenser melalui koneksi bluetooth. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan dispenser dengan perintah suara memudahkan akses bagi penyandang disabilitas penglihatan. Hasil pengujian kepada 10 responden menggunakan UEQ (User Experience Quisonare) menunjukkan bahwa hasil pengembangan dispenser yang diuji sangat baik dalam lima aspek dari enam yang dievaluasi dengan banyak skor termasuk dalam kategori Excellent . Satu aspek efisiensi berada pada kategori Good tetapi masih cukup baik. Ini menunjukkan pengujian dispenser inklusif ini memiliki pengalaman pengguna yang sangat positif dalam hal daya tarik kejelasan ketepatan stimulasi dan kebaruan.