Skripsi
Analisis daerah rawan kecelakaan lalu lintas Kabupaten Mojokerto (studi kasus jalan nasional Mojokerto-Mojosari km 5,00 sampai km 14,50) / Putri Khusnul Fauziyah
Abstrak
Ruas jalan Mojokerto-Mojosari yang merupakan jalan nasional yang menghubungkan Mojokerto-Pasuruan. Menurut Kasat Lantas Polres Mojokerto terdapat 3 jalur rawan kecelakaan di Kabupaten Mojokerto yaitu jalur arteri Mojokerto dari Trowulan hingga Kenanten Kecamatan Puri kemudian jalur yang menghubungkan Mojokerto-Pasuruan dan yang terakhir jalur Pacet-Cangar. Kecelakaan lalu lintas dipengaruhi oleh empat faktor yaitu faktor manusia faktor kendaraan faktor jalan dan faktor lingkungan. Tujuan dari penelitian ini (1) mendeskripsikan karakteristik kecelakaan lalu lintas pada Ruas Jalan Nasional Mojokerto-Mojosari km 5 00 sampai km 14 50 (2) menganalisis faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu lintas dan (3) menentukan lokasi daerah rawan kecelakaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif data yang diperoleh berupa data sekunder yaitu data kecelakaan lalu lintas yang diperoleh dari Satlantas Polres Mojokerto dari tahun 2019-2023 dan data volume lalu lintas dari tahun 2023-2022 dari Dinas Perhubungan. Dilakukan pula survei untuk mendapatkan data primer yaitu data volume lalu lintas kendaraan yang melewati ruas jalan yang diteliti. Setelah data diperoleh dilakukan analisis karakteristik kecelakaan faktor penyebab kecelakaan dan lokasi daerah rawan kecelakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) karakteristik kecelakaan lalu lintas Ruas Jalan Nasional Mojokerto-Mojosari km 5 00 sampai km 14 5 selama 5 tahun terakhir adalah angka kecelakaan tertinggi berada di segmen Mojokerto-Mojosari Km 8-11 dengan 82 kejadian. Sebagian besar korban mengalami luka ringan dengan persentase 85%. Korban kecelakaan didominasi laki-laki sebesar 73% begitupula pelaku didominasi laki-laki sebesar 73%. Usia korban terbanyak terlibat kecelakaan adalah 41-50 tahun sebanyak 23% dengan jenis tabrakan paling umum adalah samping-samping dengan persentase 25%. Kecelakaan ganda terjadi paling sering dengan persentase 89 2% dan sepeda motor merupakan kendaraan yang paling sering terlibat 73 2%. Kecelakaan paling banyak terjadi pada hari Rabu sebesar 17% dan waktu kejadian tertinggi adalah pukul 12.00-17.59 sebesar 34%. (2) Faktor utama penyebab kecelakaan adalah faktor manusia 82 47% dengan indikator utama lengah 30 93% tidak tertib 24 74% dan kecepatan tinggi 12 89%. Faktor jalan menyumbang 8 25% kendaraan 7 73% dan lingkungan 1 55%. (3) Daerah rawan kecelakaan (blacksite) berada di Mojokerto-Mojosari Km 8-11 Kec. Bangsal Kab. Mojokerto dan titik rawan kecelakaan (blackspot) teridentifikasi di segmen Mojokerto-Mojosari km 9-10.