Skripsi
Sintesis, karakterisasi, dan analisis hirshfeld surface kompleks tetrakis(n,n\'-dietiltiourea)bis(isotiosianato)mangan(ii) (umcc-5) / Diah Nurlita Hidayati
Abstrak
Abstrak Senyawa kompleks dari prekursor garam mangan(II) dengan ligan N N rsquo -dietiltiourea (detu) dan kalium tiosianat (KSCN) memiliki sumber daya logam Mn yang besar di Indonesia. Senyawa kompleks tetrakis(N N -dietiltiourea)bis(isotiosianat)mangan(II) ([Mn(detu)4(NCS)2] atau UMCC-5 Universitas Negeri Malang Cystallography Center-5) belum dipublikasikan sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah sintesis senyawa kompleks UMCC-5 karakterisasi dan analisis permukaan Hirshfeld. Sintesis dilakukan menggunakan metode refluks selama 7 jam (pelarut aseteon) dengan rasio Mn(NO3)2.4H2O detu dan KSCN adalah 1 2 4 yang menghasilkan kristal tidak berwarna sebagai UMCC-5. Karakterisasi kristal tunggal UMCC-5 yaitu uji titik lebur analisis gugus fungsi FT-IR dan XRD kristal tunggal. Hasil titik lebur sebesar 220-222 deg C mengindikasikan senyawa kompleks baru dan kemurnian yang tinggi. Analisis spektrum IR dari UMCC-5 diperoleh pita serapan khas untuk detu pada bilangan gelombang v(N-H) 3246 04 cm minus 1 v(C-N) 1565 98 cm minus 1 dan v(C S) 649 86 cm minus 1. Puncak khas tiosianat pada bilangan gelombang v(C equiv N) 2068 35 cm minus 1 dan v(C-S) 798 18 cm minus 1. Kajian struktur kristal tunggal dengan APEX5 dan doposite number 23491992 pada Cambridge Crystallographic Data Centre (CCDC). Kristal yang diperoleh memiliki sistem kristal monoklinik space group P21/c dan bilangan koordinasi 6. Parameter kisi kristal yaitu a 11 2517(7) Aring b 17 3850(11) Aring c 9 6718(6) Aring alpha gamma 90o dan beta 100 54(2)o. Analisis permukaan Hirshfeld menunjukkan adanya interaksi N-H middot middot middot S (detu) dam N-S middot middot middot S (isotiosianat) antarmolekul dan plot sidik jari menghasilkan kontribusi yang paling besar H middot middot middot H (69 %).