Skripsi
Impact komposisi ag terhadap nanostruktur dan daya hambat bakteri nanokomposit fe3o4/ag/ekstrak daun kirinyuh / Siti Zunun Aliyah Fatimah
Abstrak
Fabrikasi nanokomposit Fe3O4/Ag/Ekstrak daun kirinyuh telah berhasil dilakukan dengan memvariasi komposisi massa Ag. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dari komposisi massa Ag terhadap nanostruktur dan daya hambat bakteri nanokomposit Fe3O4/Ag/Ekstrak daun kirinyuh. Sintesis nanokomposit Fe3O4/Ag/Ekstrak daun kirinyuh berhasil dilakukan menggunakan metode kopresipitasi dengan variasi massa AgNO3 yang disintesis menjadi Ag murni. Sintesis Ekstrak daun kirinyuh berihasil dilakukan menggunakan metode meserasi untuk mendapatkan kandungan senyawa flavonoid dari ekstrak daun. Nanokomposit Fe3O4/Ag/Ekstrak daun kirinyuh dikarakterisasi X-Ray Diffraction (XRD) Scanning Electron Microscope (SEM) Fourier Transform Infrared (FTIR) dan uji antibakteri masing-masing untuk mengetahui nanostruktur morfologi gugus fungsi dan daya hambat bakteri dari sampel. Hasil uji XRD menunjukkan bahwa Fe3O4 memiliki struktur kristal spinel invers kubik Ag memiliki struktur kristal Face Center Cubic (FCC) sedangkan ekstrak daun kirinyuh merupakan amorf. Ukuran kristal partikel Fe3O4 didalam nanokomposit Fe3O4/Ag/Ekstrak daun kirinyuh dengan 4 variasi massa Ag berkisar 10 86 nm hingga 19 50 nm sementara ukuran kristal partikel Ag meningkat dari 28 09 nm hingga 48 66 nm dengan meningkatnya komposisi massa Ag. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan morfologi nanokomposit Fe3O4/Ag/Ekstrak daun kirinyuh sebagian berbentuk bulat dan dan sebagian lainnya bulat panjang tidak seragam dengan nilai porositas sebesar 63 16% - 60 44%. Hasil uji FTIR menunjukkan gugus fungsi Fe3O4 terkonfirmasi melalui ikatan Fe-O oktahedral Fe-O tetrahedral dan O-H. Gugus fungsi Ag terkonfirmasi melalui ikatan N-Ag dan C-Ag. Sedangkan gugus fungsi ekstrak daun kirinyuh teridentifikasi melalui puncak serapan C-C C-O. Aktivitas antibakteri nanokomposit Fe3O4/Ag/Ekstrak daun kirinyuh berhasil dilakukan terhadap bakteri gram negatif E.coli dan Pseudomonas aeruginosa dan menghasilkan diameter zona hambat masing ndash masing 11 53 mm ndash 15 65 mm dan 13 38 mm ndash 11 90 mm yang termasuk pada klasifikasi zona hambat bakteri kuat. Dengan demikian nanokomposit Fe3O4/Ag/Ekstrak daun kirinyuh cukup efektif dan potensial dalam menghambat bakteri melalui mekanisme denaturasi dan replikasi DNA.