Skripsi
Persepsi generasi z laki-laki tentang parenting di kecamatan tumpang / RIFNI AINIL HAWA
Abstrak
Parenting atau pola asuh merupakan suatu interaksi antara orang tua dan anak bagaimana orang tua menjaga merawat dan mendidik anak agar dapat membentuk perilaku yang sesuai dengan norma dan nilai yang baik sesuai kehidupan masyarakat. Pengertian berikutnya yaitu father parenting atau pengasuhan ayah yang berarti keterlibatan ayah dalam mengasuh dan mendidik anaknya agar anak tumbuh dan berkembang sesuai aspek perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan generasi Z laki-laki di Kecamatan Tumpang terhadap parenting. Metode dalam penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 generasi Z laki-laki di Kecamatan Tumpang yang berusia antara 20-27 tahun. Data penelitian diambil dengan cara membagikan kuesioner berupa skala likert melalui google formulir yang kemudian dipersentasekan dan dilakukan uji normalitas. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pandangan generasi Z laki-laki tentang menjadi ayah dan pandangan tentang father parenting cenderung tinggi. Sebanyak 99% responden berpendapat bahwa peran ayah dalam pengasuhan merupakan hal yang penting dan sebanyak 100% responden mengungkapkan akan bersedia memprioritaskan kepentingan anak. Selain itu sebagian besar generasi Z laki-laki cenderung memilih pola asuh demokratis sebagai pola asuh yang akan diterapkan saat menjadi orang tua nanti. Variabel persepsi generasi Z laki-laki tentang urgensi father parenting memperolah hasil tinggi dengan rata-rata persentase 91%. Artinya responden sangat setuju bahwa ayah harus memahami pengasuhan anak keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak sangat penting untuk tumbuh kembang anak dan pengasuhan bukan hanya tugas ibu saja.