Skripsi
Pirolisis tongkol jagung (zea mays) dan serbuk kayu sengon (albizia chinensis) dengan katalis zeolit (mordenit dan bentonit) dan uji aktivitasnya sebagai antibakteri / Akhmad Fahmi Fikriadin
Abstrak
Penumpukan limbah biomassa merupakan salah satu permasalahan yang perlu ditangani dengan tujuan menjaga lingkungan. Limbah tongkol jagung dan serbuk kayu merupakan bahan-bahan yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan bio-oil melalui proses pirolisis. Bio-oil merupakan salah satu bahan bakar alternatif yang berbahan baku biomassa. Penelitian dilakukan dengan pirolisis tongkol jagung dan serbuk kayu sengon dengan penambahan katalis zeolit alam mordenit dan bentonit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh katalis zeolit alam terhadap hasil persentase rendemen karakterisasi aktivitas antibakteri dan komponen penyusun yang diidentifikasi melalui GC-MS. Penelitian ini dilakukan di laboratorium secara eksperimen melalui lima tahap yaitu 1) pengaktifan katalis zeolit alam 2) proses pirolisis 3) pengujian karakteristik fisika dan kimia 4) uji aktivitas antibakteri dengan metode Kirby-Bauer dan 5) identifikasi komponen dengan metode GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas bio-oil tidak dipengaruhi oleh katalis. Hal ini disebabkan oleh hasil penelitian karakterisasi fisik bio-oil tongkol jagung dan bio-oil serbuk kayu sengon yang tidak berbeda dengan adanya katalis maupun tanpa katalis. Bio-oil tongkol jagung memiliki pH 2 5 berat jenis 0 990 g/mL viskositas 0 979 cSt dan indeks bias 1 353 65 282 mg KOH/g pada pengujian bilangan asam dan -61 274 mg KOH/g pada pengujian bilangan penyabunan dan bio-oil serbuk kayu sengon memiliki pH 3 5 berat jenis 0 973 g/mL viskositas 0 942 cSt dan indeks bias dengan 1 344 26 933 mg KOH/g pada pengujian bilangan asam dan -120 910 mg KOH/g pada pengujian bilangan penyabunan. Pada pengujian aktivitas antibakteri didapatkan hasil dengan kekuatan yang sangat kuat pada bio-oil tongkol jagung dan kekuatan yang kuat pada bio-oil serbuk kayu sengon dan hasil identifikasi bio-oil tongkol jagung didominasi oleh asam asetat sebesar 47 79% dan diikuti oleh metanol sebesar 10 97% dan 2-furan-karboksaldehid sebesar 9 00%.