Skripsi
Identifikasi sifat fisikokimia minyak biji almond (prunus dulcis) dan turunannya serta uji aktivitas antibakteri / Tiara Dewata Ayu
Abstrak
Almond (Prunus dulcis) adalah salah satu jenis biji-bijian yang sangat digemari sebagai camilan dan memiliki nilai ekonomi tinggi di pasaran. Biji almond kaya akan minyak yang berpotensi memberikan manfaat kesehatan. Selama ini biji almond umumnya hanya dimanfaatkan sebagai bahan baku makanan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan isolasi karakterisasi analisis komponen sintesis karakterisasi serta uji aktivitas antibakteri pada sabun kalium dan asam lemak yang berasal dari minyak biji almond. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental melalui empat tahapan utama 1) isolasi dan karakterisasi minyak biji almond 2) identifikasi komponen asam lemak 3) sintesis dan karakterisasi sabun kalium serta asam lemak dari minyak biji almond dan 4) uji aktivitas antibakteri. Hasil isolasi minyak almond menunjukkan rendemen sebesar 48 872%. Minyak ini berbentuk cair berwarna kuning dengan massa jenis 0 92 g/mL indeks bias 1 468 (25 ) viskositas 60 03 cSt bilangan asam 0 61 mg KOH/g bilangan penyabunan 202 34 mg KOH/g bilangan iod 153 80 g I2/100 g dan bilangan ester 201 73 mg KOH/g. Komponen asam lemak dalam minyak biji almond meliputi asam oleat 49 81% asam linoleat 22 38% asam palmitat 7 98% dan asam stearat 1 36%. Sabun kalium dari minyak biji almond berbentuk padat berwarna putih dan memiliki titik lebur 184-204 . Asam lemak dari biji almond berbentuk cair berwarna kuning dengan massa jenis 0 93 g/mL indeks bias 1 463 (25 ) viskositas 35 43 cSt bilangan asam 107 14 mg KOH/g bilangan penyabunan 202 34 mg KOH/g bilangan iod 168 21 g I2/100 g dan bilangan ester 88 54 mg KOH/g. Sabun kalium menunjukkan aktivitas antibakteri yang kuat terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dengan diameter zona bening masing-masing 12 00 mm dan 13 50 mm. Asam lemak menunjukkan aktivitas antibakteri yang kuat terhadap Escherichia coli dan aktivitas moderat terhadap Staphylococcus aureus dengan diameter zona bening masing-masing 11 93 mm dan 9 93 mm.