Skripsi
Analisis pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung bertingkat (studi kasus : gedung kuliah bersama a19 universitas negeri malang) / Rahmat Ilham Anggito
Abstrak
Pemeliharaan dan perawatan MEP gedung merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk menjaga keandalan dari komponen MEP beserta seluruh item dan sub-komponen nya agar gedung tetap layak fungsi. Kegiatan ini dapat berupa pembersihan item pengecekan rutin perbaikan dan penggantian pada suatu item atau sub-komponen pada komponen MEP tersebut. Kegiatan serupa juga dilakukan di gedung kuliah bersama A19 universitas negeri malang (GKB-UM) yang merupakan salah satu gedung kuliah di universitas negeri malang. Kegiatan pemeliharaan yang dilakukan pada komponen MEP di GKB-UM dilakukan dengan model pemeliharaan yang sudah ditentukan dan disepakati bersama pihak-pihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi komponen MEP di GKB-UM beserta model pemeliharaan dan perawatannya lalu membandingkannya dengan indikator pada peraturan menteri pekerjaan umum nomor 24/PRT/M/2008. Data pada penelitian ini didapatkan dari kegiatan observasi dan wawancara yang dilakukan pada pihak pengelola gedung kuliah bersama dan juga dokumentasi yang didapatkan dari kuisioner yang disebar kepada 3 pihak yang terdiri dari pengelola teknisi dan pengguna GKB. Data yang didapatkan di analisis dengan cara melakukan penimbangan kesesuaian pemeliharaan dan perawatan di GKB dengan permen PU no.24/2008. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan pada ketiga komponen MEP yang ada pada GKB yaitu sistem transportasi vertikal sistem tata udara dan unit genset sudah sesuai dengan indikator kriteria pemeliharaa dan perawatan yang ada di peraturan menteri pekerjaan umum nomor 24/PRT/M/2008 dengan hasil kesesuaian pada sistem transportasi vertikal yaitu 26 5 dari 29 indikator pada permen PU sistem tata udara 19 5 dari 24 indikator pada permen PU dan pada unit genset 5 5 dari 7 indikator yang ada pada permen PU.