Skripsi
Hubungan resiliensi akademik dan harga diri dengan motivasi belajar siswa sma negeri 1 bululawang / Indah Kurnia Febriani
Abstrak
Motivasi belajar sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran siswa. Hal ini mencakup dorongan yang berasal dari dalam diri siswa atau dari luar untuk mengikuti kegiatan belajar dengan maksimal. Karena beragamnya tekanan akademik yang dihadapi siswa seringkali timbul kekhawatiran bagaimana siswa dapat bertahan dalam situasi tersebut. Siswa harus memiliki ketahanan diri agar tidak menghadapi penurunan kinerja akademik akibat tekanan. Ketahanan diri atau resiliensi akademik mengacu pada keunggulan siswa untuk melewati kemunduran akademis stres dan tekanan belajar dengan efektif. Motivasi belajar tidak hanya dipengaruhi oleh resiliensi akademik tetapi juga oleh haga diri. Harga diri didefinisikan sebagai keyakinan diri dalam hak untuk bahagia dan merasa berharga. Menerima dan menghargai sepenuhnya apapun yang ada pada dirinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan resiliensi akademik dan haga diri dengan motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bululawang sebanyak 421 siswa. Sampel pada penelitian ini ditentukan mengguunakan teknik simple random sampling dengan mengambil 25% dari populasi sehingga didapat 105 siswa. Instrumen pada penelitian ini terdiri dari skala resiliensi akademik berjumlah 23 item skala harga diri berjumlah 24 item dan skala motivasi belajar berjumlah 22 item. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan uji korelasi product moment dan korelasi berganda. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi akademik dengan motivasi belajar dengan diperoleh nilai Sig. menunjukkan 0 000 lt 0 05 (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara harga diri dengan motivasi belajar siswa dengan diperoleh nilai Sig. menunjukkan 0 000 lt 0 05 (3) Terdapat hubungan yang positif antara variable resiliensi akademik dan harga diri dengan motivasi belajar siswa dengan diperoleh nilai Sig. 0 000 lt 0 05 dan Nilai koefisien korelasi sebesar 0 608 maka dapat diartikan terdapat hubungan yang kuat antara variable resiliensi akademik dan harga diri dengan motivasi belajar siswa. Saran yang dapat penulis berikan adalah bagi peneliti selanjutnya penelitian ini dapat digunakan dan dikembangkan menjadi penelitian yang dapat mengidentifikasi strategi intervensi yang lebih efektif untuk mengkaji resiliensi akademik harga diri dan motivasi belajar siswa. bagi sekola hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara resiliensi akademik harga diri dengan motivasi belajar siswa sehingga sekolah dapat mengembangkan program kesejahteraan siswa yang bertujuan meningkatkan ketahanan mental dan motivasi belajar