Skripsi
Evaluasi stabilitas lereng dan alternatif perkuatan tanah dengan menggunakan software (studi kasus di jalan terusan Dusun Celaket dan Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kota Batu) / Ronal Afriwaldy
Abstrak
Jalan Terusan Dusun Celaket dan Dusun Brau Kota Batu merupakan daerah yang rawan terjadinya longsor. Dilansir dari (Surabaya Tribun News 19 Februari 2024) Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu menyatakan hujan deras yang terjadi pada daerah tersebut menyebabkan kelongsoran pada tanggal 18 Februari 2024. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik kelongsoran perhitungan stabilitas lereng dan alternatif perkuatan untuk lereng berbasis software. Rancangan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif untuk mengolah data. Objek penelitian ini adalah mengetahui karakteristik kelongsoran dengan pengisian form slope stability inventory serta evaluasi stabilitas lereng kondisi eksisting dan diberikan perkuatan bronjong dengan bantuan software GeoStudio 2023 menggunakan metode analisis Morgenstern-Price untuk menghasilkan nilai SF (safety fator). Dari hasil pengisian form slope stability inventory dengan parameter curah hujan tahunan 2010 mm kemiringan lereng 32 17 deg material tanah menurut klasifikasi USCS masuk kedalam kelompok CL dan tata guna lahan adalah jenis hutan dengan persentase vegetasi 60%-80% berdasarkan parameter tersebut dapat disimpulkan karakteristik kelongsoran pada lokasi penelitian terjadi kelongsoran dengan tipe kelongsoran translational sliding. Dari hasil evaluasi stabilitas kondisi eksisting didapatkan nilai SF 1 07 dimana nilai tersebut lereng tergolong tidak aman dan berada dibawah standar keamanan berdasarkan SNI 8460 2017 SF ge 1 25. Menurut Bowles (1986) SF le 1 07 dikategorikan lereng sering terjadi longsor. Oleh karena itu untuk mencegah terjadinya kelongsoran diperlukan perkuatan lereng tipe bronjong desain bronjong dengan kondisi terbaik dan ekonomis adalah desain variasi 1 dengan tinggi 3 m lebar 4 2 m dan dipasang dengan kedalaman 0 5 m menggunakan dimensi bronjong 2 m x 1 m x 0 5 m mendapatkan nilai SF sebesar 1 37.