Skripsi
Hubungan antara pekerjaan ibu dengan tingkat kesehatan bekal Sekolah anak usia 5-7 tahun di TK ABA 33 Karangploso / Safira Ramadhanti Kurnia Putri
Abstrak
Anak ndash anak merupakan konsumen aktif yang mulai paham terhadap makanan yang mereka sukai dan mereka makan. Pada usia prasekolah anak mulai mengenali kata ldquo makanan ringan rdquo atau ldquo jajan rdquo akan tetapi jenis jajanan yang mereka pilih cenderung kurang sehat dan tidak memiliki nilai gizi. Jika makanan yang dikonsumsi oleh anak ndash anak tidak memenuhi standar gizi maka berakibat pada asupan gizi yang mereka terima dan menyebabkan adanya masalah gizi. Dalam upaya perbaikan gizi pemberian bekal makanan yang cukup dapat memperbaiki permasalahan gizi pada anak usia dini. Selain mencukupi kebutuhan gizi pemberian bekal pada anak usia prasekolah dapat juga mengurangi konsumsi jajanan snack yang mengandung MSG yang tidak sehat dikonsumsi anak-anak. Pemberian bekal sesuai dengan gizi seimbang merupakan salah satu bentuk perhatian dari orang tua terhadap tumbuh kembang anaknya. Maka dari itu peran ibu sebagai sosok pelayan kesehatan primer memiliki andil yang cukup besar dalam pemberian makanan yang bergizi pada anak. Akan tetapi salah satu faktor yang menjadikan penghambat adalah posisi ibu yang tidak semuanya berada di rumah sebagai ibu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apakah hubungan antara pekerjaan ibu dengan tingkat kesehatan bekal sekolah anak usia 5-7 tahun di TK ABA 33 Karangploso memiliki hubungan yang signifikan atau tidak. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan tipe penelitian korelasi Eta. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi checklist. Teknik analisis data dengan menggunakan teknik analisis kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa persentase pekerjaan ibu tertinggi adalah bekerja sebagai ibu rumah tangga. Tingkat kesehatan bekal sekolah anak di TK ABA 33 Karangploso adalah tergolong sehat. Dan hubungan antara pekerjaan ibu dengan tingkat kesehatan bekal sekolah anak tidak berhubungan atau berkorelasi secara signifikan. Hal tersebut didukung dengan nilai korelasi hasil analisis didapatkan sebesar 0.119. Menurut pedoman tingkatan korelasi nilai tersebut terletak pada interval 0 ndash 0 19 yang dapat diartikan memiliki korelasi sangat rendah.