Skripsi
Pengaruh skarifikasi mekanik dan kimia terhadap pematahan dormansi benih nagasari (mesua ferrea l.) di kebun raya purwodadi / Ita Amilatun Nasiba
Abstrak
Mesua ferrea L. (nagasari) merupakan tumbuhan dari family Calophyllaceae yang memiliki banyak potensi namun masih sangat terbatas yang memanfaatkannya. Nagasari memiliki pertumbuhan lambat. Pohon ini memiliki kulit benih yang keras dan berkayu serta mulai berbunga dan menghasilkan buah yang fertile ketika berumur 15-20 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh skarifikasi mekanik dan kimia terhadap pematahan dormansi benih nagasari di kebun raya purwodadi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2024 di rumah kaca dan laboratorium Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Kebun Raya Purwodadi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 faktor yakni asal benih skarifikasi mekanik (P0 tanpa skarifikasi mekanik P1 amplas P2 tusuk) skarifikasi kimia(H0 HCl 0% H1 HCl 5% H2 HCl 7% H3 HCl 10%). Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa skarifikasi mekanik tidak berpengaruh pada semua perlakuan. Perlakuan skarifikasi kimia berpengaruh terhadap semua parameter pada benih baru namun tidak berpengaruh terhadap benih lama. Perlakuan HCl 5% menunjukkan hasil terbaik pada parameter daya kecambah kecepatan berkecambah potensi tumbuh maksimum panjang akar dan panjang pangkal akar. Perlakuan kombinasi antara skarifikasi mekanik dan kimia berpengaruh terhadap semua parameter penelitian pada benih baru namun tidak berpengaruh pada benih lama.