Skripsi
Penerapan metode silabel untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita di SLB Kanigoro / Meychilia Arisandi Hartono Putri
Abstrak
Siswa tunagrahita mengalami hambatan pada kemampuan intelektual dan umumnya kemampuan intelektual siswa tunagrahita berada dibawah rata-rata siswa normal. Kondisi tersebut menyebabkan siswa tunagrahita mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas akademik salah satunya pada bidang membaca. Penelitian ini menggunakan metode silabel untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa tunagrahita. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengukur perbedaan pada kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita di SLB Kanigoro dan (2) Mendeskripsikan perubahan kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita di SLB Kanigoro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (Action Research) dengan desain penelitian yang meliputi perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi yang dilakukan selama dua siklus. Subjek penelitian ini yaitu siswa tunagrahita pada kelas rendah yang memiliki hambatan pada kemampuan membaca permulaan. Pengumpulan data dilakukan dengan tes membaca permulaan pada siswa tunagrahita. Dan selanjutnya dianalisis dengan perhitungan N Gain Score. Berdasarkan pemaparan hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita sebelum diterapkan metode silabel dengan rata-rata skor yang diperoleh sebesar 41 6. Selanjutnya pelaksanaan siklus I dengan menerapkan metode silabel kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita meningkat dengan rata-rata skor yang diperoleh sebesar 67 6. Dan terakhir pelaksanaan siklus II dengan menerapkan metode silabel kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita meningkat dengan rata-rata skor yang diperoleh sebesar 95 6. Dari serangkaian kegiatan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode silabel dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita. Dengan menerapkan metode silabel siswa tunagrahita lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran memudahkan siswa tunagrahita membaca tanpa mengeja dan memudahkan siswa dalam membedakan huruf yang memiliki keterkaitan bentuk dan bunyi. Maka dari itu penelitian ini dapat digunakan oleh guru sebagai acuan dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa tunagrahita.