Skripsi
Hubungan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan kemampuan numerasi ditinjau berdasarkan gender pada materi geometri dan pengukuran Kelas v gugus 2 Kecamatan Plemahan / I Fadhilah Dita Nur Hidayah
Abstrak
Kemampuan matematika siswa di Indonesia berlandaskan temuan pada survei PISA di tahun 2022 masih berada pada kriteria rendah. Lemahnya kemampuan memecahkan masalah matematis yang dipunyai siswa dapat menjadi penyebab kesulitan mengerjakan soal diujikan pada tes PISA yang berada pada level tinggi. Hal tersebut merupakan akibat dari siswa yang kurang terbiasa mengerjakan soal pada level tinggi atau non-rutin. Dalam mempelajari pemecahan masalah matematis diperlukan kemampuan dasar matematika yaitu kemampuan numerasi. Kurangnya kemampuan numerasi siswa dapat berdampak pada kurangnya pemahaman dalam penyelesaian persoalan matematika. Jenis penelitian ini yakni penelitian korelasional memanfaatkan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan menerapkan metode tes. Jumlah sampel pada penelitian ini terdiri dari 91 siswa kelas V di Gugus 2 Kecamatan Plemahan. Temuan penelitian ini diantaranya terdapat perbedaan kemampuan memecahkan masalah matematis antara siswa laki-laki dan perempuan tidak terdapat perbedaan kemampuan numerasi antara siswa laki-laki dan perempuan serta terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dengan kemampuan numerasi pada siswa laki-laki maupun perempuan dengan nilai sig. 0 000 le 0 05. Kemampuan memecahkan masalah matematis serta kemampuan numerasi dapat ditingkatkan melalui kegiatan membaca agar siswa terbiasa dan mampu menganalisis informasi yang terdapat pada bacaan serta sebaiknya guru merancang pembelajaran yang dapat memfasilitasi peningkatan kemampuan siswa seperti pemberian soal tidak rutin berbasis masalah.