Disertasi
Peran keterikatan kerja dan perilaku inovatif dalam memediasi pengaruh internal branding dan kebermaknaan pekerjaan terhadap kinerja individu pada UMKM jasa kebidanan / Eny Yuniyanti
Abstrak
Kinerja individu merupakan dasar kinerja organisasi yang sangat dipengaruhi oleh karakteristik individu motivasi individu pengharapan dan penilaian yang dilakukan oleh manajemen terhadap pencapaian hasil kerja individu. Kinerja individu dalam hal ini UMKM jasa kebidanan merupakan sebuah wirausaha dibidang jasa kesehatan. Kemampuan memberikan pelayanan Kesehatan sesuai dengan keahliannya dan mampu mengelola manajemen pelayanan secara professional serta mempunyai jiwa entrepreneur dituntut untuk berdedikasi tinggi dan bertanggung jawab untuk kemanusiaan dan mempertimbangkan unsur bisnis dalam kegiatan usahanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kebermaknaan pekerjaan dan internal branding terhadap kinerja individu UMKM jasa kebidanan dan pengaruh tidak langsung antar variabel-variabel tersebut dengan keterikatan kerja dan perilaku inovatif sebagai pemediasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu sebuah pendekatan yang dimulai dengan merancang hipotesis dengan berdasar pada kajian literatur dan empiris mengumpulkan data menganalisis data kemudian hasil analisis dikomparasi dengan tinjauan literatur empiris dan kondisi riil/fenomena yang terjadi pada obyek penelitian untuk menjadi sebuah temuan penelitian. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah UMKM jasa kebidanan di Kabupaten Malang yang memiliki upaya untuk mengembangkan usahanya dengan mendorong peningkatan kinerjanya. Sampel penelitian berjumlah 300 orang bidan yang membuka UMKM jasa kebidanan dan terdaftar sebagai anggota IBI (Ikatan Bidan Indonesia) di wilayah Kabupaten Malang. Penarikan sampel dengan menggunakan sample size calculator dengan pengambilan sample secara accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner analisis data menggunakan analisis statistic inferensial untuk menguji hipotesis dan menghasilkan sebuah model yang layak dengan metode Partial Least Square SEM. Hasil penelitian mengungkapkan hasil analisis SEM PLS bahwa ada pengaruh partial mediation dan full mediation antara variable yang diteliti yaitu keterikatan kerja Perilaku Inovatif Internal Branding dan kebermaknaan pekerjaan memiliki pengaruh yang searah atau positif dan signifikan terhadap Kinerja individu UMKM Jasa Kebidanan. Selain itu dapat dijelaskan bahwa partial mediation terdapat pada pengaruh internal branding terhadap kinerja individu melalui keterikatan kerja dan pengaruh kebermaknaan pekerjaan terhadap kinerja individu melalui keterikatan kerja. Kemudian pengaruh full mediation terdapat pada pengaruh antara internal branding terhadap perilaku inovatif melalui keterikatan kerja dan pengaruh kebermaknaan pekerjaan terhadap perilaku inovatif melalui keterikatan kerja serta pada pengaruh keterikatakan kerja terhadap kinerja individu melalui perilaku inovatif. Implikasi dari hasil penelitian ini dapat menguatkan pemahaman tentang pentingnya peran kinerja dalam mempertahankan kelangsungan hidup sebuah UMKM dan memberikan kontribusi pada peningkatan kinerja sebuah profesi kebidanan dengan menggunakan grand theory dari teori social cognitive planned of behavior dan teori identitas sosial. Hasil penelitian dapat digunakan organisasi untuk lebih memperdalam dan membangun keterikatan kerja dari anggotanya dengan melihat dari teori tersebut. Penelitian ini menjawab gap yang selama ini ada sekaligus sebagai temuan atau novelty. Bahwa pada beberapa penelitian sebelumnya hanya membahas kinerja individu Bidan dari segi etik profesinya pada penelitian ini kinerja individu UMKM jasa kebidanan lebih di fokuskan pada pengembangan diri dan perilaku inovatif terhadap layanan jasa kebidanan sebagai variabelnya. Implikasi dari hasil penelitian ini dapat menguatkan pemahaman tentang pentingnya peran kinerja dalam mempertahankan kelangsungan hidup sebuah UMKM jasa kebidanan dan memberikan kontribusi pada peningkatan kinerja sebuah profesi. Hasil penelitian dapat digunakan untuk lebih memperdalam dan membangun keterikatan kerja dari anggotanya.