Skripsi
Kontribusi konsep diri siswa dan peran konselor terhadap perencanaan karir siswa / Maria Sita Putri Kunnaryo
Abstrak
Perencanaan Karir Siswa adalah kegiatan yang akan dilakukan siswa untuk menentukan masa depannya. Terutama siswa SMK yang biasanya akan segera terjun di dunia karir. Dengan adanya perencanaan karir maka siswa akan lebih siap dalam menentukan karir yang sesuai dengan dirinya serta menghindari adanya kegagalan dalam berkarir. Perencanaan karir ini memiliki faktor-faktor yang mempengaruhi. Dari berbagai faktor ini dipilihlah dua faktor yaitu konsep diri siswa sebagai faktor internal dan peran konselor sebagai faktor eksternal. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah menguji apakah ada kontribusi antara konsep diri siswa dan peran konselor terhadap perencanaan karir siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis korelasional dengan desain ex-post de facto. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 5 Malang sejumlah 330 siswa dari kelas X dan XI angkatan 2023/2024. Sampel dipilih dengan teknik Proportional Stratified Random Sampling dan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Taro Yamane. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri dari skala konsep diri siswa skala peran konselor dan skala perencanaan karir siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) ada kontribusi dari konsep diri siswa terhadap perencanaan karir siswa secara positif sebesar 32 3% 2) ada kontribusi dari peran konselor terhadap perencanaan karir secara positif sebesar 9 4% 3) ada kontribusi bersama dari konsep diri siswa dan peran konselor terhadap perencanaan karir secara positif sebesar 41 7%. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat kontribusi secara parsial dan secara simultan konsep diri siswa dan peran konselor terhadap perencanaan karir siswa secara positif. Dari hasil penelitian juga disarankan 1) konselor hendaknya meningkatkan perannya sebagai partner siswa dalam melakukan perencanaan karir melalui melalui layanan bimbingan dan konseling dan 2) peneliti selanjutnya diharapkan mampu menambahkan variabel bebas yang berkontribusi terhadap variabel terikat dan melakukan penelitian dengan memperluas cakupan populasi sehingga hasil penelitian dapat digeneralisasikan kepada siswa yang lebih luas.