Tugas Akhir
Rancang bangun mesin automatic grinding camshaft type sohc (single overhead camshaft) (studi kasus: perancangan sistem transmisi, sistem kontrol dan uji produk) / Alfian Faris Husaini
Abstrak
Mesin automatic grinding camshaft merupakan implementasi dari teknologi tepat guna (TTG) yang berfungsi untuk memodifikasi profil camshaft sesuai dengan sampel yang telah disiapkan. Perancangan dan penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas modifikasi camshaft pada bengkel MJMP Project di Kabupaten Kediri. Latar belakang perancangan dan penelitian ini adalah inovasi akan kebutuhan mitra yang masih menggunakan metode manual dalam proses modifikasi sehingga hasil produk kurang maksimal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development (R amp D) untuk menghasilkan mesin yang sesuai dengan kebutuhan bengkel. Penelitian dilakukan pada 3 objek yakni perancangan dan manufacturing mesin (sistem transmisi dan sistem kontrol) perhitungan analitis komponen (sistem transmisi dan sistem kontrol) dan analisis produk. Perancangan dilakukan untuk membangun sebuah mesin yang sesuai dengan kebutuhan mitra sedangkan perhitungan analitis dilakukan untuk menentukan spesifikasi komponen yang akan digunakan. Setelah proses perhitungan analitis selesai akan dilakukan manufacturing untuk membangun mesin yang sesuai dengan perancangan dan perhitungan analitis. setelah proses manufacturing selesai maka akan dilakukan uji mesin dan analisis produk yang untuk mengetahui tingkat kualitas hasil produk. Pengujian dilakukan dengan metode pengukuran langsung dengan menggunakan alat ukur pada 3 camshaft tipe SOHC yang meliputi kapasitas kekasaran dan kepresisian. Hasil pengujian akan dirata-rata untuk mengetahui kualitas produk yang dihasilkan dari mesin tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses manufaktur dan fabrikasi dilakukan dengan memperhatikan hasil dari perhitungan analitis komponen sehingga spesifikasi dan performa mesin dapat sesuai dengan yang diharapkan. Kapasitas atau durasi mesin meningkat dari yang menggunakan manual grinding membutuhkan waktu 2 jam dalam sekarang hanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit dalam sekali proses. Kualitas produk juga meningkat yang dapat dibuktikan dari nilai kekasaran produk rata-rata sebesar pada titik 1 adalah 47 1 micro in (1 20 micro m) dan pada titik 2 yaitu 49 83 micro in (1 26 micro m) dari nilai antara 3 94 hingga 78 74 micro in (0.1 hingga 2 micro m) sebagai batas kekasaran ISO 4287 sedangkan kepresisian produk memiliki rata-rata kepresisian dimensi base circle-in yaitu 25 10 mm dan base circle-ex yaitu 25 10 mm sedangkan rata-rata kepresisian untuk cam lift-in yaitu 8 82 mm dan cam lift-ex yaitu 8 04 mm. Dengan demikian diharapkan rancang bangun mesin automatic grinding camshaft dapat bermanfaat meningkatkan produktifitas bagi pelaku usaha yakni bengkel MJPM Project.