Skripsi
Pengaruh proses pengelolaan kelas unggulan dan kelas reguler terhadap perilaku siswa di sekolah menengah atas negeri di Kabupaten NGANJUK / Berliana Salsa Ardillah
Abstrak
Pengelolaan kelas merupakan praktik umum yang harus dilakukan dalam sistem pendidikan. Upaya yang dilakukan untuk mengelola proses pendidikan dan memenuhi kebutuhan beragam siswa merupakan salah satu kendala terbesar yang dihadapkan dalam dunia pendidikan saat ini. Tetapi Konsep ini didasarkan pada asumsi bahwa dengan mengelompokkan siswa berdasarkan kemampuan akademik pembelajaran dapat lebih efektif dan efisien. Siswa berprestasi tinggi ditempatkan di kelas unggulan untuk mendapatkan program pengayaan yang lebih menantang sementara siswa dengan kemampuan beragam ditempatkan di kelas reguler. Meskipun pendekatan ini memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran namun perlu diingat bahwa dampaknya terhadap perilaku siswa bersifat kompleks dan multifaktorial. Beberapa faktor seperti motivasi belajar kepercayaan diri interaksi sosial dan persepsi diri siswa dapat dipengaruhi oleh pengelompokan kelas ini. Selain itu dapat melalui beberapa aspek yang harus diperhatikan meliputi kognitif afektif dan psikomotorik siswa saat melakukan kegiatan pembelajaran dikelas. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu (1) untuk megetahui tingkat proses pengelolaan kelas unggulan di SMA Negeri Nganjuk (2) untuk megetahui tingkat proses pengelolaan kelas reguler di SMA Negeri Nganjuk (3) untuk mengetahui tingkat perilaku siswa disekolah pada kelas unggulan di SMAN Nganjuk (4) untuk mengetahui tingkat perilaku siswa disekolah pada kelas reguler di SMAN Nganjuk (5) untuk menggetahui pengaruh proses pengelolaan kelas unggulan terhadap perilaku siswa (6) untuk pengaruh proses pengelolaan kelas reguler terhadap perilaku siswa (7) untuk mengetahui pengaruh proses pengelolaan kelas unggulan dan kelas regular terhadap perilaku siswa. Metode yang dipilih untuk diaplikasikan adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri di Kabupaten Nganjuk yang memiliki program kelas unggulan. Populasi penelitian berjumlah 1.950 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik propotional random sampling dan diperoleh sejumlah 332 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner campuran anket manual dan online melalui google form serta skala likert 4 alternatif jawaban yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan yang sudah di uji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data yang diperoleh menggunakan statistik deskriptif uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas uji multikoliniearitas dan uji heterokedastisitas serta uji hipotesis yang meliputi diantaranya uji regresi linier berganda uji t uji f dan uji R Square.Hasil dan kesimpulan dalam penelitian ini yaitu (1) Penelitian ini menunjukkan proses pengelolaan kelas unggulan di Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Nganjuk berada dalam kategori baik (2) Penelitian ini menunjukkan proses pengelolaan kelas reguler di Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Nganjuk berada dalam kategori baik (3) Penelitian ini menunjukkan perilaku siswa kelas unggulan di Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Nganjuk berada dalam kategori baik (4) Peneitian ini menunjukkan perilaku siswa kelas reguler di Sekoah Menengah Atas di Kabupaten Nganjuk berada dalam kategori baik (5) Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan kelas unggulan di Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Nganjuk memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku siswa (6) Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan kelas reguler di Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Nganjuk memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku siswa (7) Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan kelas unggulan dan pengelolaan kelas reguler secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku siswa di sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Nganjuk. Berdasarkan pada hasil dan kesimpulan di atas terdapat beberapa saran kepada pihak yang terkait bagi (1) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Nganjuk diharapkan dapat mengembangkan strategi pendidikan disesuaikan dengan minat serta kebutuhan siswa dalam mengantisipasi dampak yang terjadi dari perilau siswa. Berupa merancang program pendidikan yang konsisten dan merata untuk seleruh jenjang sekolah ataupun untuk sekolah yang telah mampu mencapai target sekolah unggul (2) Kepala SMA Negeri di Kabupaten Nganjuk yang memiliki program kelas unggulan dapat menambahkan program selain akademik mengembangkan aspek non-akademik seperti seni olahraga dan keterampilan sosial dan merekrut guru yang memiliki kompetensi dan minat dalam mengajar siswa berprestasi (3) Guru SMA Negeri di Kabupaten Nganjuk sebaiknya dapat melakukan refleksi diri untuk memperbaiki kualitas pengajaran dan Sesuaikan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan individual kebutuhan siswa menurut hasil evaluasi (4) Siswa SMA Negeri di Kabupaten Nganjuk diinginkan dapat memanfaatkan proses pengeloaan kelas yang sudah ada dengan menciptakan perilaku yang positif dan mampu mencetak prestasi akdemik maupun nonakademik (5) Ketua Departemen Administrasi Pendidikan FIP UM diharapkan dapat mengadakan seminar kepada mahasiswa terkait pengelolaan kelas di sekolah dan pentingnya perilaku siswa belajar di sekolah yang nantinya dapat menjadi bekal ketika terjun di lapangan kerja terkhusus dalam bidang pendidikan (6) Peneliti lain dapat melaksanakan penelitian terkait topik permasalahan pengeolaan kelas tetapi dengan variabel dependent yang berbeda misal prestasi belajar siswa atau juga menggunakan variabel yang sama dengan menggunakan subjek atau metode penelitian yang berbeda.