Skripsi
Politik kebudayaan dalam batik manggur: politik identitas berbasis budaya pandhalungan dan ekonomi pertanian lokal / Thamira Imanuna Kamilah
Abstrak
Politik kebudayaan merupakan konsep bagaimana makna budaya dihasilkan dan dibentuk melalui proses kekuasaan dan otoritas. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran batik manggur dan bagaimana politik kebudayaan yang dilakukan melalui relasi kuasa oleh para aktor yang menjadikan batik manggur sebagai identitas Kota Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta desain fenomenologi. Subjek penelitian ini terdiri dari enam orang dengan profesi Pegawai Negeri Sipil di Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata sejarawan dan pengrajin batik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi wawancara mendalam terhadap informan peneliti dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran batik manggur merupakan simbolisasi budaya Pandhalungan dan ekonomi pertanian masyarakat lokal. Politik kebudayaan dalam batik manggur dilakukan melalui relasi kuasa oleh para aktor yang terdiri dari negara sekolah para pengrajin batik dan wisatawan. Melalui relasi kuasa dengan menggunakan politik identitas yang menjadikan batik manggur sebagai simbol identitas. Politik identitas mengakomodasi simbol-simbol budaya Pandhalungan dan ekonomi pertanian masyarakat lokal. Meski demikian politik ini belum mengakomodasi seluruh budaya Pandhalungan khususnya budaya pesisir.