Skripsi
Gambaran penyesuaian diri santri baru di Pondok Pesantren / Hilya Fadhiya Masya
Abstrak
Penyesuaian diri santri baru di pesantren merupakan proses yang kompleks. Transisi dari rumah ke pesantren dapat menjadi tantangan baru terutama bagi bagi santri yang baru mengenal lingkungan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi dan membandingkan gambaran penyesuaian diri santri baru putra dan putri yang tinggal di Pondok Pesantren At-Tawazun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan observasi. Informan penelitian adalah santri baru putra dan putri belum pernah tinggal di pesantren atau asrama dan berasal dari SD umum. Teknik analisis data menggunakan analisis data tematik dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan dalam penyesuaian diri santri baru putra dan putri terutama dalam mengatasi masalah. Santri putra mengalami kebingungan dan kesulitan dalam membagi waktu dan kendala yang dihadapi santri putra adalah sering kehilangan barang sedangkan santri putri kesulitan menghafal. Satu santri putri memandang bahwa pondok pesantren tidak sepenuhnya memberikan keinginan dan kebutuhan. Sementara penyesuaian diri lainnya santri putra dan putri memiliki kesamaan seperti merasakan senang dan sedih ketika memasuki pesantren mampu mengikuti peraturan dan kegiatan serta memiliki komunikasi dan manajemen waktu yang baik. Santri putra dan putri juga menyesali dan merefleksi diri ketika melakukan kesalahan. Meskipun demikian santri putra dan putri mampu bertahan di pesantren hingga saat ini.