Skripsi
Analisis stabilitas lereng dan evaluasi dinding penahan tanah menggunakan program geo5 2024 / Longden Panjaitan
Abstrak
Lereng pada Kampung Keramat Kelurahan Kasin Kecamatan Klojen Kota Malang dibangun dengan proses timbunan hasil dari proses timbunan menghasilkan lereng setinggi 8 meter yang diberikan perkuatan dinding penahan tanah tipe semi gravitasi setinggi 9 meter. Dinding penahan tanah (DPT) tersebut mengalami kegagalan yang mengakibatkan kelongsoran lereng. Kegagalan DPT disebabkan oleh tidak optimalnya sistem drainase yang mengakibatkan air tertahan dibelakang dinding serta meningkatkan tekanan hidrostatis yang menyebaban DPT menggalami guling. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian dengan tujuan (1) mengetahui evaluasi elemen yang menyebabkan keruntuhan (2) mengetahui stabilitas dinding penahan tanah pada kondisi eksisting dan (3) mengetahui stabilitas lereng setelah diberi perkuatan dinding penahan tanah tipe kantilever. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan pemodelan. Rancangan penelitian ini diawali dengan mengevaluasi elemen-elemen yang menyebakan keruntuhan kemudian dilanjutkan dengan melakukan analisis stabilitas guling geser daya dukung Settlement dan Overall Stability. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan program GEO5 dengan hasil akhir dari program ini berupa faktor keamanan (FK). Faktor keamanan digunakan sebagai indikator dalam menentukan kondisi stabilitas DPT maupun lereng. Berdasarkan hasil evaluasi elemen-elemen penyebab keruntuhan didapatkan bahwa faktor terbesar penyebab keruntuhan lereng adalah stabilitas DPT yang tidak memenuhi standar tidak terdapat pipa drainase longitudinal dan terdapat beberapa weep holes yang tersumbat. Tidak optimalnya sistem drainase mengakibatkan air tertahan dibelakang dinding serta meningkatkan tekanan hidrostatis dan menurunkan daya dukung tanah yang menyebaban DPT menggalami guling dan kelongsoran lereng. Dari permasalah diatas dilakukan analisis stabilitas DPT pada kondisi eksisting yang menghasilkan FKguling 1.91 lt 2.00 FKgeser 0.82 lt 1.50 FKdaya dukung 2.05 lt 3.00 Settlement 25.70 mm gt 16.50 mm dan FKoverallstability 0.99 lt 1.50. Hasil ini menunjukan kondisi lereng tidak stabil dikarenakan faktor keamanan lereng (Overall Stability) tidak memenuhi standar dengan FK lt 1.5. Berdasarkan analisis tersebut diberikan perkuatan pada lereng dengan menggunakan DPT tipe kantilever yang menghasilkan FKguling 4.88 gt 2.00 FKgeser 5.55 gt 1.50 FKdayadukung 3.55 gt 3.00 Settlement 4.40 mm lt 16.50 mm dan FKoverallstability 1.61 gt 1.50. Hasil ini menunjukkan bahwa lereng pada Kampung Keramat dengan menggunakan perkuatan dalam kondisi stabil dan memenuhi standar perencanaan berdasrkan SNI 8460 2017.