Skripsi
Efektivitas metode ekstraksi puntung rokok sebagai bioinsektisida terhadap mortalitas kecoa amerika (periplaneta americana) / Dzakwan Hamzah Dhobit Yusup
Abstrak
Kecoa Amerika (Periplaneta americana) merupakan salah satu vektor pembawa penyakit (Vector Borne Disease) dikarenakan terdapat bakteri dan parasit di dalam tubuhnya. Salah satu cara untuk mengontrolnya dengan menggunakan insektisida sintetis. Namun insektisida sintetis memiliki kandungan aktif berbahaya untuk manusia. Insektisida nabati dapat digunakan sebagai alternatif salah satunya dari limbah puntung rokok yang memiliki zat aktif. Limbah puntung rokok menjadi limbah yang relatif banyak di Indonesia dengan 200.000 puntung per tahun. Penelitian ini bertujuan menentukan efektivitas ekstrak puntung rokok dengan metode maserasi dan pengeringan serta membandingkan kedua metode tersebut. Penelitian ini berupa eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial. Penelitian dilakukan dengan 2 metode yaitu maserasi dan pengeringan dengan masing-masing dosis 100 150 dan 200 gram/liter dengan kontrol positif (Baygon) dan negatif. Perlakuan tersebut diulang 4 kali dengan jumlah 32 unit percobaan. Tiap wadah berukuran 26 x 26 x 10 cm3 terdapat kecoa sebanyak 10 ekor sehingga berjumlah 320 ekor. Data dianalisis menggunakan One Way Anova dan Kruskal Wallis dengan uji lanjutan Games Howell dan Mann Whitney U dengan taraf signifikan 5%. Hasil rata-rata tertinggi dari masing-masing metode yaitu maserasi dan pengeringan memiliki hasil sama-sama dosis 200 gram/liter dengan masing-masing persentase mortalitas yaitu 70% dan 55%. Pada perbandingan dua metode metode maserasi dengan dosis 200 gram/liter merupakan dosis paling efektif. Hasil ini menunjukkan bahwa limbah puntung rokok dapat digunakan sebagai alternatif bioinsektisida dalam pengendalian kecoa Amerika (Periplaneta Americana).