Skripsi
Hubungan indeks massa tubuh, aktivitas fisik dan stres dengan kejadian hipertensi pada pasien usia 45-59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Nglegok Kabupaten BLITAR / Divaberta Rahma Isvanda
Abstrak
Hipertensi termasuk penyakit kardiovaskular yang masih terjadi di Kabupaten Blitar. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar tahun 2022 estimasi penderita hipertensi berusia ge 15 tahun di Kecamatan Nglegok sebanyak 23.253 orang. Hipertensi disebabkan oleh beberapa faktor risiko contohnya perilaku yang kurang sehat. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh aktivitas fisik dan stres dengan kejadian hipertensi pada pasien usia 45 mdash 59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Nglegok. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Lokasi penelitian ini berada di Puskesmas Nglegok pada bulan Februari frac34 Maret 2024. Populasi penelitian ini adalah pasien berusia 45 mdash 59 tahun. Jumlah sampel sebanyak 107 responden yang diambil secara purposive sampling. Penelitian dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik ganda. Hasil analisis bivariat diperoleh ada hubungan indeks massa tubuh (p-value 0 000) aktivitas fisik (p-value 0 000) dan stres (p-value 0 000) dengan kejadian hipertensi. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa stres merupakan variabel paling dominan menyebabkan hipertensi pada pasien usia 45 mdash 59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Nglegok dengan p-value 0 000 (p lt 0 05 OR 19 279 95% CI 6 373 mdash 58 320). Oleh karena itu program pencegahan dan pengendalian hipertensi yang belum atau sudah dilaksanakan perlu lebih ditingkatkan untuk menurunkan angka kejadian hipertensi.