Skripsi
Dampak pembangkit tedistribusi pada stabilitas transien sistem IEEE 14 bus / Edwin Singgi
Abstrak
Perkembangan sistem tenaga listrik dan permintaan listrik yang berubah-ubah setiap tahunnya menyebabkan permasalahan stabilitas sistem menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk menjaga kontinuitas. Salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut yaitu dengan menghubungkan Distributed Generation (DG) secara on-grid kejaringan distribusi. Pada penelitian ini menggunakan DG jenis wind turbine dengan melakukan simulasi pada tools loadflow dengan metode Newton-Raphson untuk menentukan lokasi penempatan DG dan transient stability untuk melihat pengaruh DG pada sistem setelah terjadi penambahan beban. Simulasi menggunakan software Electrical Transient and Analysis Program (ETAP) 19. Skenario penambahan beban sebesar 15% dan penambahan beban 19% dengan jarak dekat menengah dan jauh dari generator. Hasil dari skenario ialah pada skenario setelah penambahan beban dengan terpasang unit DG sistem belum memenuhi standar dari Peraturan Menteri ESDM No. 3 Tahun 2007 namun setelah menambahkan DG mampu mengembalikan stabilitas tegangan kedalam standarnya. Pada bus 13 penurunan deviasi tegangan yang paling signifikan dilihat dari selisih antara sesudah dan sebelum menggunakan DG yaitu pada penambahan beban sebesar 15% selisihnya ialah 0 15435 dan penambahan beban sebesar 19% ialah 0 17971.