Skripsi
Problematika keterampilan membaca permulaan kelas i SDN Ngaglik 01 Kota Batu / Yuliani Budi Lestari
Abstrak
RINGKASAN Lestari Yuliani Budi. 2024. Problematika Keterampilan Membaca Permulaan Kelas I SDN Ngaglik 01 Kota Batu. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Titis Angga Rini S.Pd M.Pd. (II) Khusnul Khotimah S.Pd. M.Pd. Kata Kunci problematika keterampilan membaca sekolah dasar Membaca adalah salah satu aspek penting yang harus dimiliki oleh siswa sekolah dasar. Membaca merupakan salah satu jembatan yang harus dikuasi oleh siswa karena dengan membaca siswa dapat memahami sesuatu hal yang telah dibaca. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan problematika keterampilan membaca permulaan di kelas I SDN Ngaglik 01 Kota Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan tipe studi kasus. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan lembar observasi lembar wawancara dan lembar dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data penyajian data penarikan kesimpulan dan verifikasi Data. Pengecekan keabsahan dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi yaitu menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Tahapan penelitian yang dilakukan yaitu mulai dari tahap pendahuluan pengembangan desain pelaksanaan penelitian hingga penulisan laporan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa terdapat problematika keterampilan membaca permulaan di kelas I SDN Ngaglik 01 Kota Batu. Problematika keterampilan membaca terdiri dari dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal disini timbul dari dalam diri siswa antara lain minat baca kepemilikan kompetensi pembaca motivasi dan kemampuan pembacanya. Sedangkan faktor ekternal disini timbul dari luar diri siswa antara lain lingkungan baca baik di sekolah maupun di rumah. faktor yang utama yang menyebabkan siswa kesulitan dalam membaca permulaan yaitu kurangnya minat dalam belajar membaca dan juga disebabkan oleh gadget sehingga siswa lalai dan mengakibatkan siswa malas dalam belajar membaca. Sedangkan faktor eksternal yang timbul faktor lingkungan baik berupa dari keluarga ataupun teman akan tetapi yang sangat berpengeruh salah satunya yang merupakan salah satunya yaitu lingkungan sosial seperti kawan yang terkadang sedikit yang membuatnya terganggu disaat anak-anak belajar datang kawannya mengajak untuk bermain dengan spontan/langsung meninggalkan proses belajar untuk bermain. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah problematika keterampilan membaca di kelas I SDN Ngaglik 01 Kota Batu disebabkan oleh beberapa hal antara lain yaitu rendahnya minat baca siswa. Kondisi pembelajaran saat ini membuat siswa kurang mendapat motivasi serta pembelajaran membaca secara berulang di sekolah. Saran yang diberikan yaitu lebih meningkatkan kreatifitas dalam membuat media yang menarik dengan tujuan meningkatkan minat baca siswa dan juga supaya kegiatan membaca menjadi kegiatan yang menyenangkan.