Tesis
Pengaruh scaffolding metakognitif terhadap kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran inkuiri pada materi gelombang mekanik / Fithrotul Azizah
Abstrak
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai dan dikembangkan oleh siswa. Akan tetapi kenyataan di lapangan menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa masih tergolong dalam kategori rendah. Terdapat banyak cara untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa melalui implementasi pembelajaran salah satunya adalah mengaplikasikan scaffolding metakognitif dalam inkuiri yang dapat membantu siswa dalam proses percobaan inkuiri dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengkaji kemampuan berpikir kritis siswa dan integrasi scaffolding metakognitif dalam pembelajaran inkuiri. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui kemampuan berpikir kritis kelompok siswa kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan scaffolding metakognitif dalam inkuiri dibandingkan dengan kelompok siswa kelas kontrol yang dibelajarkan dengan inkuiri pada materi gelombang mekanik (2) mengetahui pengaruh scaffolding metakognitif dalam inkuiri terhadap perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan rancangan kuasi eksperimen dengan desain faktorial. Sampel penelitian yaitu siswa kelas XI MAN Kota Batu yang berjumlah 54 siswa. Instrumen intervensi yang digunakan pada penelitian ini berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) inkuiri ber-scaffolding metakognitif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest kemampuan awal gelombang mekanik sebanyak sepuluh soal pilihan ganda ( alpha 0 719) serta posttest kemampuan berpikir kritis gelombang mekanik berupa tujuh soal esai dan satu soal forced choice ( alpha 0 797). Teknik analisis data statistik deskriptif digunakan pada penelitian ini untuk mengetahui perbandingan sajian data secara umum. Adapun analisis independent sample t-test digunakan untuk menguji hipotesis pengaruh scaffolding metakognitif dalam inkuiri terhadap perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini juga menghitung besar effect size untuk mengetahui besar pengaruh scaffolding metakognitif dalam inkuiri terhadap perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan kemampuan awal materi gelombang mekanik pada kelompok eksperimen dan kontrol. Kemudian setelah dilakukan intervensi pembelajaran statistik deskriptif menunjukkan bahwa mean (rata-rata) posttest kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil independent sample t-test menunjukkan bahwa nilai posttest rata-rata untuk kelompok eksperimen secara signifikan lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Penerapan scaffolding metakognitif ke dalam kegiatan inkuiri dapat memfasilitasi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa serta mendukung proses inkuiri. Scaffolding metakognitif dalam kegiatan inkuiri membantu untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam mengontrol variabel interpretasi data serta regulasi diri. Di sisi lain meski terdapat pengaruh positif scaffolding metakognitif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen hasil uji effect size berada pada tingkat sedang. Hal tersebut dikarenakan terdapat kendala durasi intervensi dalam penelitian yang tergolong pendek dan terbatas sehingga sangat mempengaruhi hasil penelitian yang didapatkan.