Skripsi
Gambaran tingkat pengetahuan dan sikap orang tua terhadap seksualitas anak disabilitas intelektual di SLB x Kota MALANG / Siti Nurjannah Putri
Abstrak
Anak-anak dengan disabilitas lebih rentan mengalami kekerasan dibandingkan tanpa disabilitas. Jumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak mencapai 9.588 pada tahun 2022 meningkat dari 4.162 kasus di tahun sebelumnya. Sebanyak 5.655 kasus terjadi pada anak usia 6-12 tahun dan 5.828 kasus terjadi di tingkat sekolah dasar hal ini menunjukkan angka kekerasan yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan sikap orang tua terhadap seksualitas anak disabilitas intelektual di SLB X Kota Malang. Seksualitas diungkapkan melalui interaksi dan hubungan dengan individu dari jenis kelamin yang berbeda mencakup pikiran pengalaman pembelajaran ide nilai imajinasi dan emosi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2024 dengan populasi sebanyak 62 orang dengan sampel 38 orang tua yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner yang sudah melalui uji validitas ahli serta uji validitas dan reliabilitas kepada 14 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang tua memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai seksualitas anak disabilitas intelektual (87%) dan semua responden menunjukkan sikap positif terhadap pendidikan seksual anak disabilitas intelektual (100%). Temuan ini mengindikasikan bahwa orang tua menyadari pentingnya pendidikan seksual yang tepat dan mendukung penerapan pendidikan tersebut. Namun diperlukan peningkatan pengetahuan yang lebih komprehensif dan dukungan dari para profesional seperti psikolog dan konselor untuk memastikan pendidikan seksual yang efektif dan aman bagi anak-anak disabilitas intelektual.