Disertasi
Pengembangan model bimbingan kelompok bermuatan nilai-nilai kearifan lokal reog kendang Tulungagung untuk mengelola tanggung jawab sosial siswa Madrasah Aliyah / M. Khoirudin
Abstrak
RINGKASAN Khoirudin M. 2024. Pengembangan Model Bimbingan Kelompok Bermuatan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Reog kendang Tulungagung untuk Mengelola Tanggung Jawab Sosial Siswa Madrasah Aliyah. Disertasi Program Studi S3 Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Punaji Setyosari M.Pd. M.Ed. (II) Prof. Dr. IM. Hambali M.Pd. (III) Prof. Dr. Sa dun Akbar M.Pd. Kata Kunci model bimbingan kelompok bermuatan nilai-nilai kearifan lokal reog kendang tanggung jawab sosial siswa Upaya mempersiapkan generasi mendatang lebih baik melalui bimbingan berbasis nilai-nilai keraifan lokal kesenian reog kendang untuk mengelola tanggung jawab sosial siswa Madrasah Aliyah Diponegoro Bandung Tulungagung semestinya dilakukan sejak dini. Masyarakat Indonesia tidak hidup secara individual tetapi memiliki kesadaran untuk saling menjaga satu dengan yang lain sehingga terbentuk tanggung jawab sosial yang tinggi diantara anggota masyarakat. Akhir-akhir ini banyak ditemukan permasalahan individualisme siswa di Madrasah Aliyah Diponegoro Bandung Tulungagung siswa tidak lagi memiliki kepedulian sosial bahkan cenderung bersifat individualis serta merasa tidak memiliki tanggung jawab sosial dalam berbagai dinamika masalah yang ada di kelas dan di sekolahnya. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menghasilkan model bimbingan kelompok bermuatan nilai-nilai kearifan lokal reog kendang Tulungagung (2) Mengkaji keefektifan bimbingan kelompok bermuatan nilai-nilai kearifan lokal reog kendang untuk mengelola tanggung jawab sosial siswa di Madrasah Aliyah Diponegoro Bandung Tulungagung. Penelitian ini dirancang dengan model penelitian pengembangan Dick and Carey. Model yang dikembangkan divalidasi oleh empat orang ahli yang terdiri dari satu ahli bimbingan kelompok satu ahli bimbingan dan konseling berbasis budaya satu ahli bahasa dan satu ahli media pembelajaran. Hasil penilaian ahli dianalisis dengan interrater agreement untuk memperoleh gambaran kesamaan persepsi kelayakan model. Setelah itu model di ujicobakan secara terbatas dengan melibatkan sembilan siswa yang teridentidifikasi kurang memiliki tanggung jawab sosial. Untuk mengukur keberhasilan dilakukan pengukuran dengan skala tanggung jawab sosial siswa. Hasil Penelitian (1) Model bimbingan kelompok bermuatan nilai-nilai kearifan lokal yang dihadirkan pada siswa Madrasah Aliyah Diponegoro Bandung Tulungagung berupa nilai-nilai kesenian reog kendang yang merupakan salah satu pusat budaya lokal kota Tulungagung. Wujud dari nilai-nilai yang terdapat dari kesenian tari reog kendang terdapat pada gerak musik dan kostum penari yang diceminkan dengan istilah wirogo wiromo dan wiroso. Dimana dari ketiga aspek tersebut memiliki beberapa nilai-nilai budaya luhur diantaranya nilai tanggung jawab sosial. (2) Keefektifan bimbingan kelompok bermuatan nilai-nilai kearifan lokal berupa nilai-nilai reog kendang untuk mengelola tanggung jawab sosial siswa Madrasah Aliyah Diponegoro Bandung Tulungagung menunjukkan hasil interrater agreement dimana indeks Aiken V dipeoleh angka 1 yang menandakan model ini layak untuk digunakan dalam tahap ujicoba terbatas. Dari hasil ujicoba terbatas pada 9 siswa Madrasah Aliyah Diponegoro diketahui bahwa nilai Z maka besarnya -4 705. Nilai Sig atau P Value sebesar 0 000 lt 0 05. Apabila nilai p value lt batas kritis 0 05 maka terdapat perbedaan bermakna antara dua kelompok atau yang berarti terjadi pengaruh yang berkmakna pemberian intervensi layanan bimbingan kelompok bermuatan nilai reog kendang untuk meningkatkan pengelolaan tanggung jawab sosial siswa. Selanjutnya model ini sudah bisa diujicobakan secara luas dengan tetap memperhatikan relevansi nilai budaya pada subjek yang akan dikenai intervensi layanan bimbingan kelompok bermuatan nilai reog kendang.