Skripsi
Identifikasi struktur bawah permukaan area potensi geotermal di sekitar gunung tangkuban parahu berdasarkan analisis data gravitasi / Dimas Yudhistira Febriananta
Abstrak
Gunung Tangkuban Parahu merupakan daerah potensi geotermal yang berada di Jawa Barat. Potensi geotermal yang dimiliki oleh gunung ini adalah sebesar 90MW. Meskipun merupakan salah satu Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dan sudah dikembangkan sejak tahun 2010 potensi geotermal Gunung Tangkuban Parahu masih belum dimanfaatkan 100%. Maka dari itu penelitian kali ini akan berfokus dalam mengidentifikasi struktur bawah permukaan Gunung Tangkuban Parahu. Identifikasi struktur bawah permukaan dilakukan sebagai salah satu upaya mengetahui reservoir panas bumi yang diharapkan dapat memudahkan pihak terkait agar dapat memaksimalkan potensial geotermal Gunung Tangkuban Parahu. Beberapa metode geofisika yang digunakan dalam penelitian telah dilakukan di kompleks Gunung Tangkuban Parahu antara lain magnetik elektromagnetik dan gravitasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Gravitasi dengan melakukan pencitraan bawah permukaan menggunakan data gravitasi satelit GGMPlus 2019. Data tersebut terdiri dari 10.706 titik pengukuran yang mencakup keseluruhan Gunung Tangkuban Parahu dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran 2D dari struktur bawah permukaan serta mengidentifikasi adanya potensi geothermal di lokasi penelitian tersebut. Metode gravitasi satelit GGMPlus digunakan karena lebih efisien dan data mudah diakses. Selain itu metode ini dapat menjangkau area penelitian yang tidak dapat diukur menggunakan survey konvensional gravitasi. Hasil nilai Complete Bouguer Anomaly berada pada rentang 42 4 hingga 80 mGal. Selanjutnya anomali regional dan residual dipisah menggunakan filter Moving Average sehingga diperoleh nilai anomali regional berada pada rentang 50 hingga 69 mGal dan nilai anomali residual berada pada rentang -10 hingga 24 mGal. Hasil pemodelan 2D dengan error 0 166% menunjukkan terdapat batuan dengan masing ndash masing nilai densitas yakni sandstone dengan nilai densitas 2 44 g/cc clay dengan nilai densitas 2 2 g/cc dan Andesit dengan nilai densitas 2 6 g/cc. Berdasarkan hasil pemodelan yang diperoleh ditemukan bahwa reservoir panas bumi Gunung Tangkuban Parahu berada pada kedalaman sekitar 800m di bawah permukaan bumi.