Skripsi
Gemuruh lindu dan ombak lampeg di Pantai Pancer, BANYUWANGI tahun 1994 / Nurul Amalia
Abstrak
Tulisan ini membahas tentang bencana alam gempa bumi dan tsunami di Pantai Pancer Banyuwangi tahun 1994. Masyarakat pesisir Pantai Pancer menyebutnya dengan istilah gemuruh lindu (gempa bumi) dan ombak lampeg (tsunami). Tulisan ini menggunakan metode sejarah yang dikombinasikan pendekatan sejarah lisan. Melalui pembacaan mendalam terhadap arsip-arsip tertulis dan hasil wawancara kepada penyintas bencana tulisan ini berusaha menjawab pertanyaan bagaimana kronologi gemuruh lindu dan ombak lampeg dampaknya adaptasi dan mitigasinya serta bagaimana pemaknaan masyarakat lokal terhadap bencana tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah mengetahui terjadi keanehan dengan kondisi alam pada saat itu tetapi tidak memiliki pemikiran buruk tentang perasaan mereka. Ketika bencana datang pada dini hari sehingga tidak ada persiapan yang memberikan dampak skala besar pada masyarakat hingga menimbulkan banyak korban. Adaptasi dan mitigasi masyarakat saat ini lebih mengandalkan teknologi sirene ketika sirene berbunyi menjadi tanda evakuasi. Masyarakat juga menandai tanggal-tanggal ketika ombak pasang besar-besaran setiap bulannya. Masyarakat memberikan makna bahwa bencana ini kehendak Tuhan dan semuanya sudah terjadi.