Disertasi
Pengaruh jenis tpack konstruksionis dan literasi teknologi digital terhadap keterampilan mengajar dengan memanfaatkan teknologi digital bagi mahasiswa S1 PGSD/ Fauzatul Ma\'rufah Rohmanurmeta
Abstrak
Keterampilan mengajar memanfaatkan teknologi digital mahasiswa dipengaruhi peningkatan literasi teknologi digital. Mahasiswa PGSD sebagai calon guru harus dibekali dengan literasi teknologi digital. Literasi teknologi digital mahasiswa dapat ditingkatkan melalui perlakuan jenis TPACK. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh jenis Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) yang meliputi TPACK model integratif berbasis kegiatan konstruksionis (TPACK-IK) TPACK model transformatif berbasis kegiatan konstruksionis (TPACK-TK) TPACK model konvensional berbasis kegiatan konstruksionis (TPACK-VK) serta TPACK konvensional (TPACK-V) dan literasi teknologi digital terhadap keterampilan mengajar dengan memanfaatkan teknologi digital bagi mahasiswa S1 PGSD. Jenis penelitian menggunakan eksperimen murni dengan rancangan penelitian faktorial 4x2 mengikuti prosedur random assignment. Desain penelitian faktorial ini menggunakan 4 kelompok subjek. Kelompok subjek tersebut diberi perlakuan yang berbeda dengan menggunakan TPACK-IK TPACK-TK TPACK-VK dan TPACK V. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa S1 PGSD Universitas PGRI Madiun tahun ajaran 2022/2023 pada semester IV yang sedang menempuh mata kuliah Strategi Pembelajaran selanjutnya menempuh mata kuliah Micro Teaching pada semester V dengan jumlah 305 mahasiswa yang terdiri dari 10 kelas. Mahasiswa S1 PGSD UNIPMA kelas A berjumlah 30 mahasiswa kelas B berjumlah 31 mahasiswa kelas C berjumlah 30 mahasiswa dan kelas D berjumlah 30 mahasiswa sebagai sampel penelitian. Jenis TPACK konstruksionis sebagai variabel bebas literasi teknologi digital sebagai variabel moderator sedangkan keterampilan mengajar memanfaatkan teknologi digital sebagai variabel terikat. Tes angket observasi dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpul data. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar soal lembar angket lembar observasi dan pedoman dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan Two Way Ancova. Hasil penelitian menujukkan terdapat perbedaan pengaruh literasi teknologi digital awal terhadap literasi teknologi digital akhir dengan nilai sig 0 000 pada mata kuliah Strategi Pembelajaran dan 0 000 pada Micro Teaching. Terdapat perbedaan pengaruh jenis TPACK yang meliputi TPACK-IK TPACK-TK TPACK-VK dan TPACK-V terhadap literasi teknologi digital akhir dengan nilai sig 0 000 pada mata kuliah Strategi Pembelajaran dan 0 000 pada Micro Teaching. Terdapat perbedaan pengaruh jenis TPACK dan tingkat literasi teknologi digital terhadap literasi teknologi digital akhir dengan nilai sig 0 000 pada mata kuliah Strategi Pembelajaran dan 0 004 pada Micro Teaching. Terdapat perbedaan pengaruh jenis TPACK terhadap keterampilan mengajar dengan memanfaatkan teknologi digital akhir dengan nilai sig 0 000 pada mata kuliah Strategi Pembelajaran dan 0 000 pada Micro Teaching. Terdapat perbedaan pengaruh tingkat literasi teknologi digital terhadap keterampilan mengajar dengan memanfaatkan teknologi digital akhir dengan nilai sig 0 012 pada mata kuliah Strategi Pembelajaran dan 0 007 pada Micro Teaching. Terdapat perbedaan pengaruh jenis TPACK dan tingkat literasi teknologi digital terhadap keterampilan mengajar dengan memanfaatkan teknologi digital dengan nilai sig 0 003 pada mata kuliah Strategi Pembelajaran dan 0 030 pada Micro Teaching. Hasil uji lanjut Least Significant Difference (LSD) pada mata kuliah Strategi Pembelajaran dan Micro Teaching menunjukkan jenis TPACK satu memiliki beda nyata dengan jenis TPACK lainnya terhadap literasi teknologi digital akhi. Kelompok literasi teknologi digital tinggi memiliki beda nyata dengan kelompok literasi teknologi digital rendah terhadap literasi teknologi digital akhir. Terdapat beda nyata interaksi pada masing-masing jenis TPACK dengan jenis TPACK lainnya baik pada kelompok literasi teknologi digital rendah maupun tinggi terhadap literasi teknologi digital akhir. Hasil uji lanjut Least Significant Difference (LSD) pada mata kuliah Strategi Pembelajaran dan Micro Teaching menunjukkan jenis TPACK memiliki beda nyata dengan jenis TPACK lainnya baik pada kelompok TPACK-IK TPACK-TK TPACK-VK maupun TPACK-V terhadap keterampilan mengajar dengan memanfaatkan teknologi digital akhir. Terdapat beda nyata literasi teknologi digital kelompok tinggi dengan kelompok rendah terhadap keterampilan mengajar dengan memanfaatkan teknologi digital akhir. Terdapat beda nyata interaksi pada masing-masing jenis TPACK dengan jenis TPACK lainnya baik pada kelompok literasi teknologi digital tinggi maupun kelompok literasi teknologi digital rendah terhadap keterampilan mengajar dengan memanfaatkan teknologi digital akhir. Hasil rata-rata terkoreksi pada mata kuliah Strategi Pembelajaran dan Micro Teaching menunjukkan Kelompok TPACK-IK memiliki skor paling tinggi dibandingkan kelompok lainnya terhadap literasi teknologi digital dan keterampilan mengajar dengan memanfaatkan teknologi digital. Kelompok TPACK-TK lebih tinggi dari pada TPACK-VK sedangkan TPACK-V paling rendah diantara kelompok lainnya. Kelompok literasi teknologi digital tinggi memiliki skor yang lebih tinggi dibandingkan kelompok literasi teknologi digital rendah. Interaksi TPACK-IK TPACK-TK TPACK-VK dan TPACK-V pada kelompok literasi teknologi digital tinggi memiliki hasil lebih tinggi dibandingkan kelompok rendah. TPACK-IK perlu diterapkan pada suatu pembelajaran untuk meningkatkan literasi teknologi digital mahasiswa sebagai calon guru. Literasi teknologi digital awal yang dimiliki mahasiswa mempengaruhi literasi teknologi digital akhir setelah pembelajaran. Literasi teknologi digital sangat dibutuhkan mahasiswa sebagai calon guru untuk mengembangkan keterampilan mengajar dengan memanfaatkan teknologi digital. Peningkatan keterampilan mengajar dengan memanfaatkan teknologi digital dapat dilakukan dengan peningkatan literasi teknologi digital mahasiswa yang diperoleh melalui perlakuan TPACK-IK.