Skripsi
Perpindahan ibu kota Provinsi JAWA TIMUR pada masa revolusi kemerdekaan tahun 1945-1949 / Fatih Mohammad Romzy
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mencoba mencari jawaban dari permasalahan Mengapa Ibu Kota Provinsi Jawa Timur pada masa revolusi berpindah Serta Bagaimana kondisi Jawa Timur pada masa itu . Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian sejarah yang meliputi pemilihan topik heuristik verifikasi interpretasi dan historiografi dengan menganalisis serta menginterpretasikan sumber arsip foto koran buku dan artikel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasannya perpindahan ibu kota provinsi Jawa Timur ini dilatarbelakangi dengan adanya intervensi dari Belanda dengan pecahnya persitiwa 10 November di Surabaya. Hal ini mengakibatkan jalannya pemerintahan harus dilaksanakan diluar Subabaya maka pemerintahan berpindah ke Sepanjang (Sidoarjo) perpindahan ini terus berlanjut ke daerah lainnya seperti Mojokerto Kediri Malang Blitar dan kemudian kembali ke Surabaya setelah Konfrensi Meja Bundar di Den Haag.