Skripsi
Pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap debit banjir dalam upaya perencanaan pengendalian bencana banjir di Kabupaten PASURUAN (studi kasus: sub-das wrati) / MOCHAMMAD MAULANA GHANDI
Abstrak
Perubahan penggunaan lahan merupakan aspek penting dalam pengembangan wilayah yang dipengaruhi oleh pertumbuhan populasi perubahan ekonomi dan kebijakan pemerintah. Sub-DAS Wrati bagian dari DAS Kedunglarangan mengalami perkembangan pesat dengan pertumbuhan industri yang mengubah area resapan air menjadi kawasan terbangun. Hal ini meningkatkan limpasan air permukaan dan risiko banjir terutama di Kecamatan Gempol dan Beji. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengidentifikasi klasifikasi dan perubahan penggunaan lahan di Sub-DAS Wrati dari tahun 2013 hingga 2023 2) mengukur perubahan debit puncak Sungai Wrati akibat perubahan penggunaan lahan dan 3) menganalisis pengaruh perubahan tersebut terhadap debit puncak. Hasil penelitian menunjukkan penurunan luas sawah dari 4.472 ha (59 46%) pada 2013 menjadi 3.029 ha (40 28%) pada 2023 serta peningkatan luas semak belukar dan pemukiman. Debit puncak Sungai Wrati berfluktuasi dengan puncak tertinggi pada tahun 2020 sebesar 2.051 22 m sup3 /detik dan terendah pada tahun 2016 sebesar 850 02 m sup3 /detik. Koefisien limpasan permukaan (C) sedikit meningkat dari 0 506754 pada 2013 menjadi 0 50726 pada 2023. Analisis genangan banjir menunjukkan fluktuasi signifikan dengan penurunan luas genangan setelah tahun 2017. Meskipun pemukiman memiliki dampak yang lebih besar terhadap debit puncak dibandingkan sawah pengaruhnya tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan dampak perubahan penggunaan lahan dan urbanisasi terhadap hidrologi serta perlunya pengelolaan yang lebih baik dalam pembangunan infrastruktur dan adaptasi perubahan iklim.