Skripsi
Kepemimpinan partisipatif dalam peningkatan mutu pendidikan (studi kasus di SMA lab UM) / Heri Febrianti Maulida
Abstrak
Maulida Heri Febrianti. (2024). Kepemimpinan Partisipatif dalam PeningkatanMutu Pendidikan (Studi Kasus di SMA Laboratorium UM). Skripsi.Departemen Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal M.Pd. (II) Dr. Mustiningsih M.PdKata Kunci Kepemimpinan Partisipatif Peningkatan Mutu PendidikanPentingnya penerapan kepemimpinan partisipatif dalam meningkatkanmutu pendidikan di SMA Laboratorium UM. Kepemimpinan partisipatifmelibatkan seluruh pihak yang terkait termasuk guru staf siswa dan orang tuadalam proses pengambilan keputusan. Pendekatan ini diharapkan dapatmeningkatkan motivasi inovasi dan kolaborasi yang pada akhirnya akanberdampak positif pada kualitas pendidikan. Gaya kepemimpinan partisipatifdiharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih kooperatif dankomprehensif dimana setiap suara dihargai dan dipertimbangkan. Hal inidimungkinkan dapat meningkatkan motivasi di kalangan guru dan siswa karenamereka merasa lebih terlibat dan memiliki kontrol atas proses yangmempengaruhi pendidikan mereka. Selain itu keterlibatan yang lebih besar darisemua pihak juga dapat mendorong inovasi dengan menggabungkan berbagaiperspektif dan ide untuk perbaikan dan pengembangan kurikulum serta metodepengajaran.Kolaborasi yang efektif di antara guru staf siswa dan orang tua dapatmemperkuat hubungan dan memperbaiki komunikasi sehingga mendukungpencapaian tujuan pendidikan secara lebih efektif. Pendekatan ini tidak hanyabertujuan untuk meningkatkan kinerja akademik tetapi juga untuk memperbaikikualitas keseluruhan dari pengalaman pendidikan di SMA Lab UM. Dengandemikian kepemimpinan partisipatif diharapkan dapat memberikan dampak yangpositif dan berkelanjutan terhadap mutu pendidikan di sekolah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitianstudi kasus mengenai gaya kepemimpinan partisipatif dalam peningkatan mutupendidikan. Penelitian ini dilakukan di SMA Lab UM yang terletak di JalanBromo 16 Kauman Klojen Kota Malang Jawa Timur. Proses pengumpulan datameliputi Wawancara Mendalam (Indepth Interview) Observasi Non Partisipan(Non Participatory Observation) Dokumentasi (Documentation). Informan daripenelitian ini yaitu kepala sekolah waka humas kepala tata usaha guru bk dankepala labkom.Berdasarkan pengumpulan data dengan menggunakan metode tersebut maka dapat disimpulkan bahwa (1) upaya implementasi kepemimpinanpartisipatif dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di SMA Lab UMberkontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Kepalasekolah guru siswa dan orang tua terlibat aktif dalam pengambilan keputusandan perencanaan serta menciptakan lingkungan kooperatif. Upaya sepertipenggunaan kotak saran pendelegasian secara terstruktur dan rapat evaluasiberkelanjutan memudahkan pihak staf dalam melakukan perbaikan perencanaan divimasa mendatang. Pihak staf juga lebih mudah dalam melakukan perbaikanperencanaan di masa mendatang. (2) kepemimpinan partisipatif di SMA Lab UMberkontribusi signifikan terhadap efektivitas pengambilan keputusan konsultasi dan pendelegasian wewenang yang meningkatkan mutu pendidikan. Tahapankonsultasi mendalam melalui survei diskusi kelompok terarah kotak saran dangrup WhatsApp memastikan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.Pengambilan keputusan inklusif dan pendelegasian wewenang berdasarkankualifikasi dan kompetensi individu memastikan peran optimal setiap anggotakomunitas sekolah. Dalam tiga tahun koordinasi lebih cepat dan efisien tercapai mendukung peningkatan hasil belajar penerimaan di perguruan tinggi sertaprestasi akademik dan non-akademik siswa. (3) implementasi kepemimpinanpartisipatif di SMA Lab UM meningkatkan mutu pendidikan melalui teknologi.Keterlibatan aktif guru staf dan siswa memastikan teknologi sesuai kebutuhanpengguna. Pelatihan dan pengembangan untuk guru dan siswa memastikanteknologi relevan dan efektif. Teknologi seperti barcode untuk presensi sholat aplikasi Edupongo untuk presensi dan rapor siswa serta aplikasi ZYA untuk ujian meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa. Inovasi dalam pembelajaranbahasa Inggris membuat siswa lebih mudah memahami dan meningkatkan hasilbelajar. Aplikasi Edupongo memudahkan guru dalam presensi dan pencatatanpelanggaran tata tertib. (4) implementasi kepemimpinan partisipatif di SMA LabUM membantu siswa mencapai kesuksesan dan memanfaatkan peluang diperguruan tinggi negeri. Dalam lima tahun terakhir hasil capaian belajar dankesuksesan siswa atau alumni meningkat signifikan. Program PersiapanPerguruan Tinggi melalui jalur SNBP dimulai sejak kelas 10 dengan pemantauanrapor dan dorongan partisipasi dalam lomba akademik dan non-akademik.Program SUN memberikan bimbingan intensif untuk jalur SNBT termasukbimbingan UTBK simulasi ujian dan dukungan psikologis. Alumni berpartisipasimemberikan motivasi inspirasi dan tips praktis. Evaluasi dan umpan balik darisiswa guru dan orang tua digunakan untuk menyesuaikan strategi bimbingansesuai kebutuhan individu. Dengan kolaborasi yang kuat antara kepala sekolah guru siswa orang tua dan alumni program pendampingan ini berhasilmenciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memotivasi siswa untukmeraih prestasi terbaik mereka membantu mereka mencapai tujuan akademik danmelanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.