Skripsi
Pengaruh biblioedukasi terhadap peningkatan literasi kesehatan mental pada siswa MAN Kota BATU / Rayhana Santyaswari Santosa
Abstrak
Literasi kesehatan mental adalah pemahaman tentang kondisi psikologis diri dan orang lain. Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa MAN Kota Batu menyatakan bahwa literasi kesehatan mental mereka masih kurang. Perilaku seperti marah yang berlebihan sering menyendiri sering meminta izin keluar kelas dan sering tidak masuk sekolah memang merupakan tanda-tanda yang perlu diperhatikan karena dapat mengindikasikan masalah kesehatan mental yang lebih mendalam. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh biblioedukasi terhadap peningkatan literasi kesehatan mental siswa MAN Kota Batu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain the non-equivalent group. Dalam desain ini terdapat dua kelompok yaitu kelompok eksperimen mendapat perlakuan biblioedukasi dan kelompok kontrol mendapat perlakuan diskusi kelompok kecil. Populasi yang digunakan yakni siswa kelas XII MAN Kota Batu dan sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini mengadaptasi alat ukur the Mental Health Literacy questionnaire (MHLq) yang dikembangkan oleh Campos yang sudah tervalidasi dan reliabel. Analisis data yang digunakan mencakup uji normalitas dan homogenitas uji paired sample t-test dan independent samples t-test. Hasil penelitian menyatakan 74% siswa memiliki literasi kesehatan mental yang sedang dan 26% siswa memiliki literasi kesehatan mental yang tinggi. Berdasarkan hasil uji analisis secara statistik antara kelompok eksperimen dan kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Meskipun rata-rata kelompok eksperimen (94 00) sedikit lebih rendah daripada kelompok kontrol (95 20) perbedaan ini tidak signifikan jika dilihat dari nilai sig. 0 639 dan interval kepercayaan 95% mencakup nol (-6 391 hingga 3 991). Hal tersebut menunjukkan bahwa perbedaan rata-rata antara kedua kelompok bisa saja nol. Kesimpulan dari penelitian ini tidak ada perbedaan signifikan antara kedua kelompok eksperimen dan kontrol sehingga biblioedukasi tidak terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan literasi kesehatan mental siswa MAN Kota Batu. Peneliti menyarankan agar konselor sekolah dapat meninjau kembali materi bacaan biblioedukasi untuk meningkatkan literasi kesehatan mental dengan menyesuaikan kondisi siswa. Selain itu penelitian lebih lanjut dapat mengembangkan materi bacaan biblioedukasi untuk meningkatkan literasi kesehatan mental.