Disertasi
Pembelajaran eksplisit-reflektif untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca dan pemahaman hakikat sains siswa sekolah dasar / Enik Setiyawati
Abstrak
Siswa perlu dipersiapkan untuk memiliki keterampilan abad 21 sedini mungkin mulai jenjang sekolah dasar. Salah satu keterampilan abad 21 yang saat ini telah menjadi perhatian guru adalah literasi sains. Kemampuan literasi membaca dan pemahaman hakikat sains merupakan bagian dari literasi sains. Kemampuan literasi membaca dan pemahaman hakikat sains siswa sekolah dasar belum menunjukkan hasil yang membanggakan. Oleh karena itu diperlukan proses pembelajaran yang lebih sesuai melalui adanya interaksi dengan materi dan melalui interaksi sosial yang dilakukan antar siswa maupun antar kelompok belajar siswa. Penelitian disertasi ini menggunakan pembelajaran eksplisit-reflektif sebagai strategi pembelajaran untuk mengeksplisitkan aspek-aspek hakikat sains supaya dapat dikuasai siswa dengan dukungan kemampuan literasi membaca. Aspek-aspek hakikat sains yang ditargetkan/difokuskan dalam penelitian ini terdiri dari empat aspek yaitu empiris observasi dan infensi kreatif dan imajinatif tertanam secara sosial dan budaya. Empat aspek tersebut diimplementasikan dalam bacaan sains sesuai topik yang dipelajari siswa yaitu listrik dan magnet. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) menguji efektivitas pembelajaran eksplisit-reflektif dibandingkan pembelajaran konvensional untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa kelas IV pada materi listrik dan magnet (2) menguji efektivitas pembelajaran eksplisit-reflektif dibandingkan pembelajaran konvensional untuk meningkatkan pemahaman hakikat sains siswa kelas IV pada materi listrik dan magnet. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control-group design. Penelitian ini dilakukan di SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo dan SD Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 119 siswa yang terbagi menjadi kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data pretest dan posttest adalah tes kemampuan literasi membaca dan tes pemahaman hakikat sains. Analisis data dilakukan menggunakan uji beda untuk membanding N-gain kelas eksperimen dan kelas kontrol serta untuk membandingkan N-gain tiap aspek kemampuan literasi membaca dan tiap aspek pemahaman hakikat sains pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua temuan. Pertama pembelajaran eksplisit-reflektif lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa kelas IV pada materi listrik dan magnet dari pada pembelajaran konvensional. Hal ini disebabkan karena siswa memperoleh kesempatan membaca dalam dua sesi aktivitas pada pembelajaran eksplisit-reflektif. Sedangkan pada pembelajaran konvensional siswa hanya memperoleh kesempatan membaca pada satu sesi saja. Kedua pembelajaran eksplisit-reflektif lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman hakikat sains siswa kelas IV pada materi listrik dan magnet dari pada pembelajaran konvensional. Pembelajaran eksplisit-reflektif memberikan kesempatan kepada siswa menggunakan konten dan konteks dalam tiga aktivitas pembelajaran utama yang relevan yaitu membaca memecahkan masalah dan diskusi. Sedangkan pada pembelajaran konvensional siswa dapat melakukan aktivitas diskusi dan mempresentasikan hasil diskusi.