Skripsi
Perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran cooperative learning group investigation dengan model ceramah pada mata pelajaran dasar-dasar otomotif terhadap siswa kelas x teknik kendaraan ringan di SMK Nasional MALANG / Muhammad Hilmy Syarifudin Djiwandono
Abstrak
Kekhawatiran terhadap beberapa siswa yang tampak kurang terlibat dalam proses belajar mengajar menjadi alasan dimulainya penelitian ini. Kecenderungan mereka untuk melamun tertidur di kelas dan mengabaikan penjelasan guru merupakan indikasi dari hal ini. Ketika guru mengajukan pertanyaan terlihat juga siswa tidak berpartisipasi. Sebagian besar anak-anak diam dan tampak pasif dan hanya sebagian kecil yang merespons secara aktif. Faktanya hingga kegiatan belajar mengajar berakhir tidak ada siswa yang bertanya tentang isi mata kuliah. Keadaan ini menunjukkan siswa hanya sekedar menyerap informasi tanpa berusaha memahaminya secara menyeluruh. Perilaku ini diyakini akan mempersulit mereka dalam menyuarakan pemikiran dan mengatasi permasalahan baik secara mandiri maupun kelompok. Tujuan utama penelitian ini ada dua 1) Mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol sesudah diterapkan model pembelajaran Cooperative Learning Group Investigation pada materi perkembangan teknologi otomotif dan dunia kerja serta isu-isu global kelas X Teknik Otomotif SMK Nasional Malang. 2) Mengetahui perbedaan yang signifikan model pembelajaran Cooperative Learning Group Investigation terhadap hasil belajar siswa pada materi perkembangan teknologi otomotif dan dunia kerja serta isu-isu global kelas X Teknik Otomotif SMK Nasional Malang. Dalam penelitian ini kelas kontrol dan kelas eksperimen merupakan bagian dari desain eksperimen semu dengan menggunakan metodologi kuantitatif. Kelas X Teknik Kendaraan Ringan SMK Nasional Malang yang berjumlah 32 siswa merupakan kelas eksperimen dan populasi penelitian. Alat pembelajaran LKS dan paradigma pembelajaran Group Investigation (GI) dalam modul pengajaran (LKPD). 2.Lembar tes hasil belajar merupakan alat ukurnya. Berdasarkan penelitian ini siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif Group Investigation (GI) mempunyai rata-rata hasil belajar sebesar 59 00 namun siswa pada kelas kontrol yang tidak menggunakan model GI mempunyai rata-rata hasil belajar sebesar 50 13. variasi dalam hasil belajar Hasil yang patut diperhatikan ini menunjukkan bahwa model GI mempunyai dampak yang baik terhadap tujuan belajar siswa.