Skripsi
Peningkatan kemampuan kosakata bahasa jawa melalui cangkriman tembang pucung berbantuan media gambar siswa kelas v MI Sunan Gunung Jati Kota MALANG / Pramodya Regina Salsabila
Abstrak
Dalam Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 19 Tahun 2014 telah ditetapkan bahwa pembelajaran Bahasa Jawa adalah pembelajaran muatan lokal yang harus diajarkan kepada siswa di sekolah/madrasah. Kumpulan kata-kata yang dimiliki atau dipahami oleh seseorang dalam suatu bahasa tertentu disebut kosakata. Melalui pembelajaran Bahasa Jawa diharapkan penguasaan bahasa Jawa siswa di tingkat Madrasah Ibtidaiyah dapat mendukung berkembangnya kekayaan kosakata bahasa Jawa. Pada pemahamannya dalam penguasaan pemahaman bahasa Jawa tidak sedikit siswa yang menganggap bahasa Jawa terlalu rumit. Strategi penerapan atau media pembelajaran diperlukan dalam pembelajaran Bahasa Jawa. Melalui penerapan tersebut dapat membantu dan memudahkan siswa untuk menerima materi mengerjakan tugas maupun memperoleh informasi yang diperlukan dalam pembelajaran sehingga dapat meningkatkan keberhasilan pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan peningkatan kualitas proses dan hasil belajar kosakata bahasa Jawa siswa pada pembelajaran bahasa Jawa dengan penerapan media gambar. Selain meningkatkan kemampuan kosakta siswa diharapkan juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan unggahan yang ada. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus penelitian tindakan kelas terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian terbatas pada siswa kelas V MI Sunan Gunung Jati Kota Malang yang berjumlah 25 siswa. Data diperoleh melalui lembar observasi wawancara angket tes dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah gabungan dari analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis data penelitian diketahui bahwa penggunaan media pembelajaran berbantuan gambar dapat meningkatkan proses dan hasil pembelajaran kosakata bahasa Jawa pada siswa. Mengingat siswa cenderung bersikap pasif saat proses pembelajaran yang dilaksanakan sebelumnya. Namun setelah pengaplikasian media pembelajaran dalam pembelajaran Bahasa Jawa materi cangkriman tembang pucung dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Peningkatan hasil belajar juga dilihat dari peningkatan nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada tahap prasiklusn sampai siklus II. Pada tahap prasiklus jumlah rata-rata nilai yang diperoleh siswa yaitu 64. Pada siklus I jumlah nilai rata-rata yang diperoleh siswa yaitu sebesar 84. Sedangkan pada siklus II jumlah nilai rata-rata yang diperoleh siswa yaitu sebesar 88. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan penggunaan media pembelajaran dalam pembelajaran Bahasa Jawa cangkriman tembang pucung memberikan pengaruh positif pada siswa kelas V MI Sunan Gunung Jati. Penggunaan media pembelajaran dapat menstimulasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Melalui hal tersebut siswa lebih termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Media penerapan ini juga mempermudah siswa dalam menebak dan mengembangkan imanjinasi suatu objek yang ada dalam materi cangrkriman tembang pucung menjadi lebih menarik yang artinya stimulus ini sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Selain itu penelitian ini juga dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi guru bahasa Jawa.