Skripsi
Analisis detraining selama pandemi covid-19 terhadap lingkar perut atlet UKM karate universitas negeri MALANG / Hernanda Yudha Prasetya
Abstrak
Pandemi COVID-19 telah memaksa semua orang untuk melakukan pembatasan sosial atau membatasi diri di rumah. Dampak yang paling terlihat yaitu berkurangnya aktivitas fisik pada semua orang tak terkecuali penggiat olahraga yang dapat memicu terjadinya detraining. Detraining merupakan berkurangnya jatah latihan yang dapat menyebabkan turunnya berbagai unsur kebugaran jasmani yang dibutuhkan ketika berolahraga dan juga dapat menyebabkan naiknya tingkat lemak dalam tubuh. Oleh karena itu perlu dilakukan pencegahan salah satunya dengan mengetahui hubungan detraining selama pandemi COVID-19 dengan lingkar perut atlet UKM Karate Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan desain sebab akibat. Sesuai protokol COVID-19 pelaksanaan penelitian ini dilakukan 2 gelombang yaitu pada tanggal 11 dan 13 November 2020 berlokasi di lapangan tenis Universitas Negeri Malang. Responden penelitian ini yaitu 19 atlet UKM Karate Universitas Negeri Malang yang didapatkan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat detraining atlet dan dilakukan pengukuran perut untuk mengetahui ukuran perut pada atlet. Hasil penelitian uji analisis spearman dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS 25.0 menunjukan nilai p-value sebesar 0 001 dan correlation coefficient sebesar 0 836 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan hubungan yang kuat antar variabel. Jadi dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara detraining selama pandemi COVID-19 dengan lingkar perut atlet UKM Karate Universitas Negeri Malang.