Skripsi
Pengembangan media handout elektronik tentang peristiwa kericuhan pemilu 1997 di Kota SAMPANG untuk pembelajaran sejarah siswa kelas xii IPS 2 SMAN 2 SAMPANG / Baharudin Yusuf Ashari
Abstrak
ABSTRAKAshari Baharudin Yusuf 2023. Pengembangan Media Handout ElektronikTentang Peristiwa Kericuhan Pemilu 1997 di Sampang untuk PembelajaranKelas XII IPS 2 Di SMAN 2 SampangSkripsi Departemen Sejarah Fakultasi Ilmu Sosial Universitas NegeriMalang Pembimbing 1. Najib Jauhari S.Pd M.HumKata Kunci Media Handout elektronik Kericuhan Pemilu Tahun 1997 diSampangMedia handout elektronik adalah media pembelajaran modern yangmenggabungkan antara konten materi dan multimedia interaktif.Berdasarkan hasil obsevasi penulis di lapangan rendahnya rata-rata hasilbelajar siswa disebabkan rendahnya dorongan / minat belajar siswa terhadappembelajaran sejarah. Pemanfaatan media pembelajaran yang masih kurang untukmenyampaikan materi sejarah yang memiliki image sulit kurang menarik danmembosankan menyebabkan guru mengalami kesulitan dalam mencapai tujuanpembelajaran. SMA Negeri 2 Sampang memiliki kepustakaan yang cukup memadaiyang dapat menunjang proses pembelajaran tetapi kepemilikin gagdet yang meratadan akses internet yang mudah menyebabkan literasi siswa terhadap sumber belajarberupa buku sangatlah kurang.Penggunaan buku teks menurut permendikbud tahun 2016 dimaksudkanuntuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran. Tetapi buku manualternyata kurang efisien dibanding e-book sehingga guru mengalami keterbatasanmenyampaikan konten sejarah nasional sejarah lokal dan sejarah dunia jika tanpamemanfaatkan media pembelajaran yang menerapkan teknologi informasi.Keterbatasan media sebagai sumber belajar menyebabkan guru hanya mampumenyampaikan Materi Perkembangan Politik ekonomi sosial dan budaya danpendidikan pada masa orde baru dan reformasi tanpa menyentuh sejarah lokal yaituPeristiwa Kericuhan Pemilu di Sampang tahun 1997 yang merupakan sejarah aslirakyat Sampang.Handout elektronik adalah media yang dikembangkan denganmenggabungkan bahan ajar / handout dengan aplikasi smartphone maupun laptopyang berisi rangkuman materi yang memudahkan siswa dalam mengakses sumberbelajar atau pengetahuan. Produk handout dikembangkan dengan mengikutisepuluh langkah penelitian oleh Sugiono (2015)Validitas produk Handout elektronik ini di uji oleh pakar materi dan pakarmedia serta tolok ukur kelayakan diuji melalui kegiatan uji coba kelompok kecilyang terdiri dari 5 anak dan kelompok besar yang dihadiri 23 .Pada validitas materi handout elektronik mendapat penilaian dari 3 aspekyaitu aspek tingkat relevansi proosional dan tata bahasa mendapat rata-ratapersentase 88 %. Dan dari validitas media yang berupa aspek pemilihan perangkatdan aspek desain dan aspek format media handout elektronik mendapat rata ratasebesar 85 % sedangkat dari uji kelayakan dari kelompok besar ( 25 siswa )handout elektronik mendapat porsentase sebesar 91.5 % dan dari kelompok kecilmendapat skor 94.5 %.Kesimpulan dari penelitian pengembangan media handout elektronikmenunjukan bahwa produk ini sangat valid dan sangat layak dan sangat efektifuntuk diaplikasikan dalam pembelajaran. Produk ini memiliki beberapa kelebihandalam pembelajaran materi Kericuhan Pemilu tahun 1997 di Kota Sampang karena 1. Menyediakan banyak ilustrasi 2. Mengusung konsep teknologi informasiberbasis digital 3. Bersifat mulltiplatform sehingga dapat lebih luas menjangkausiswa. 4 penyajian materi lebih mudah dipahami 5. Kontekstual menyuguhkaninformasi yang ada di sekitar kita yaitu sejarah lokalSaran peneliti atas produk yang dikembangkan 1 handout elektronikdidesain untuk pembelajaran mandiri tapi diharapkan siswa tetap aktif bekerjasama 2. Pembelajaran dengan menggunakan handout elektronik sebaiknya dikolaborasikan dengan perangkat pembelajaran lain 3. Handout elektronik adalahsalah satu variasi dalam pengembangan media pembelajaran.