Skripsi
Analisis faktor maternal dengan stunting di Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung / Erina Sukma Zerlinda
Abstrak
Stunting adalah masalah pertumbuhan anak akibat kurang gizi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang ditandai dengan tinggi badan anak dibawah rata-rata. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dan mengetahui faktor maternal yang berhubungan secara signifikan dengan stunting. Faktor maternal yang akan diteliti yakni usia ibu tinggi badan ibu tingkat pengetahuan ibu asupan nutrisi harian kondisi kesehatan dan pemberian ASI eksklusif. Kecamatan Tanggunggunung dipilih sebagai lokasi penelitian karena angka prevalensi stuntingnya tertinggi di Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini mengkaji stunting berdasarkan perspektif demografi dengan menggunakan teori mortalitas Mosley dan Chen (1984). Penelitian mempergunakan metode deskriptif korelasional secara kuantitatif. Populasi penelitian ini sejumlah 105 yang merupakan jumlah ibu dari anak stunting di Kecamatan Tanggunggunung yang kemudian dilakukan sampling dengan sampling error 10% sehingga didapatkan sejumlah 52 sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur berpedoman kuesioner. Analisis data yang dipergunakan yakni analisis univariat dan bivariat melalui uji statistik chi-square. Perolehan dari penelitian ini memperlihatkan faktor maternal berkaitan secara signifikan dengan stunting dengan urutan nilai signifikansi dari yang tertinggi usia ibu (0 001) tinggi badan ibu (0 001) kondisi kesehatan (0 001) pemberian ASI eksklusif (0 001) tingkat pengetahuan ibu (0 007) dan asupan nutrisi harian (0 011). Penelitian ini menegaskan pentingnya perhatian pada faktor maternal untuk mencegah stunting.