Skripsi
Pengaruh permainan tradisional bakiak untuk meningkatkan motorik anak tunagrahita di SLB Putra Jaya Malang / Putri Kumala Dewi
Abstrak
ABSTRAK Putri Kumala 2024. Pengaruh Permainan Tradisional Bakiak untuk Meningkatkan Motorik Anak Tunagrahita di SLB Putra Jaya Malang. Skripsi Departemen Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Dr. Wiwik Dwi Hastuti S.Pd M.Pd. (II) Rizqi Fajar Pradipta S.Pd .M.Pd. Kata Kunci Bakiak Permainan Tradisional Perkembangan Motorik Tunagrahita Pendidikan adalah proses terstruktur untuk mengembangkan pengetahuan keterampilan nilai dan sikap individu Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan layak termasuk anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Anak tunagrahita yang mengalami keterlambatan intelektual memerlukan layanan khusus terutama dalam pengembangan motoriknya Contoh kasus di SLB Putra Jaya Malang menunjukkan bahwa permainan bakiak dapat membantu meningkatkan kemampuan motorik murid tunagrahita. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif berlandaskan pada studi terhadap populasi atau sampel tertentu melalui pengumpulan data instrumen analisis dan data statistik. Desain penelitian ini menggunakan desain Single Subject Research (SSR) atau penelitian subjek tunggal. Penelitian subjek tunggal adalah penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk menentukan besarnya pengaruh suatu perlakuan yang diberikan berulang dalam jangka waktu tertentu. Hasil penelitian ini dapat ditunjukkan dengan data yaitu hasil kecenderungan arah antara kondisi fase intervensi dan kondisi intervensi ke kondisi setelah intervensi (baseline A) adalah meningkat. Kesimpulannya adalah target behaviour mengalami peningkatan setelah dilakukannya intervensi. Perolehan kecenderungan stabilitas dari fase intervensi ke fase setelah intervensi (baseline A) dengan kategori stabil ke stabil. Dan kemampuan motorik subjek pada kondisi intervensi ke kondisi setelah intervensi (baseline A) mengalami peningkatan sebesar 5 56%. Presentase overlap data dari kondisi intervensi ke kondisi setelah intervensi (baseline A) adalah 0%. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa penerapan permainan tradisional bakiak mengidentifikasi adanya pengaruh yang sifnifikan terhadap perkembangan motorik anak tunagrahita ringan. Dibuktikan dengan adanya kenaikan kemampuan motorik siswa tunagrahita dari saat dan setelah diberikannya intervensi. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data bahwa kemampuan motorik subjek.