Skripsi
Analisis kekuatan tarik hasil cetak 3d printing struktur hollow dengan penambahan polimer resin menggunakan metode simulasi komputer / Ahmad Arsy Anfasa
Abstrak
Perkembangan teknologi selalu memunculkan teknologi perangkat kerja yang lebih inovatif dan kompetitif dalam penggunaan dan kemampuan aplikasi. Teknologi 3D Printing termasuk dalam teknologi additive manufaktur yang memiliki efisiensi dan nilai ekonomis. Teknologi 3D Printing banyak diaplikasikan dalam pemodelan desain dalam bentuk 3 dimensi dengan material yang lebih murah dan ramah lingkungan. Penelitian tentang kekuatan struktur yang mampu dibentuk oleh teknolodi 3D Printing seperti struktur padat dan berongga banyak diteliti untuk pencapaian kekuatan produk efisiensi bahan dan waktu serta tingkat fleksibilitas suatu produk. Hasil penelitian ini memberikan hasil pada struktur berongga (hollow core) dengan variasi ketebalan dinding 0 4 mm 0 8 mm dan 1 2 mm dengan memanfaatkan material Polylatic Acid (PLA) dan masing-masing diberikan resin dalam bagian rongganya dan akan dibandingkan dengan struktur padat (solid). Dari hasil metode eksperimen didapati pada efisiensi waktu dapat disimpulkan bahwa semakin kecil limit ketebalan dinding akan semakin cepat proses manufaktur. Akan tetapi total resin yang diperlukan semakin banyak. Hasil berikutnya memberikan nilai kemampuan distribusi tegangan von-misses yang berbanding terbalik dengan nilai faktor keamanannya. Di mana semakin kecil limit dinding struktur dan semakin banyak jumlah resin diaplikasikan distribusi tegangan produk akan semakin menurun dan menghasilkan nilai faktor keamanan yang lebih tinggi. Hal tersebut terjadi karena pada material resin memiliki sifat lebih getas daripada material PLA. Selain itu distribusi tegangan pada material resin juga lebih besar daripada material PLA.