Skripsi
Perpindahan ibukota Kabupaten Pasuruan ke Bangil tahun 2013-2023 / Sarah Shabrina
Abstrak
Perpindahan Ibukota Kabupaten sudah terjadi diberbagai wilayah di Indonesia salah satunya Kabupaten Pasuruan yang disebabkan karena sistem pemerintahan Kabupaten Pasuruan berada di dalam Kota Pasuruan. Berdasarkan pada PP no 78 tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan Penghapusan dan Penggabungan Daerah yang menyatakan bahwa wilayah Kabupaten yang berada di dalam wilayah Kota harus dipindahkan. Sehingga setelah melalui berbagai tinjauan kelayakan oleh tim evaluasi dan tim peneliti maka Presiden Joko Widodo mengeluarkan PP nomor 27 tahun 2016 tentang pemindahan Ibukota Kabupaten Pasuruan dari wilayah Kota Pasuruan ke wilayah Kecamatan Bangil. Di pilihnya Bangil sebagai Ibukota Kabupaten karena Bangil dulu pernah berstatus sebagai Kabupaten yang berdiri sendiri kemudian adanya pola tata ruang tradisional/pola tata ruang Jawa dengan Alun-alun sebagai pusat kota masyarakat Bangil yang sudah perkotaan dan memiliki semangat berwirausaha dan masih banyaknya lahan kosong yang bisa digunakan untuk pembangunan kota serta memiliki fasilitas umum yang dapat digunakan oleh masyarakat Bangil. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan menggunakan 5 (lima) tahap yaitu pemilihan topik herusitik kritik sumber Intepretasi dan historiografi. Topik yang diambil oleh penulis berupa sejarah kota. Kemudian heuristik dengan menumpulkan sumber primber dan sekunder berupa foto peta wilayah Bangil peta wilayah Pasuruan Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2016 tentang pemindahan ibukota Kabupaten Pasuruan dari Kota Pasuruan ke Kecamatan Bangil Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2007 tentang Pembentukan Penghapusan Penggabungan daerah Undang-Undang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Staatsblaad Van Nederlandsch Indie No. 100 tahun 1919 Staatsblad Van Nederlandsch Indie No 146 tahun 1871 peta Kaart aangevende 1 deg . de verdeeling van Java en Madura in gewesten en wat de gouvernements-residenti euml n betreft ook in afdeelingen en districten koran Jawapos (Radar Pasuruan dan Radar Bromo) koran Harian Bhirawa serta menggunakan situs resmi pemerintah Kabupaten Pasuruan Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur dan Badan Pusat Statistika Kabupaten Pasuruan serta wawancara narasumber. Penulisan karya ilmiah ini juga menggunakan buku artikel skripsi thesis dan disertasi yang relevan dengan topik pembahasan. Selanjutnya berupa Kritik Sumber Interpretasi dan Historiografi. Historiografi yang dihasilkan dari penelitian ini berupa artikel yang di terbitkan dalam jurnal sinta 3. Hasil penelitian ini untuk mengetahui alasan Perpindahan Ibukota Kabupaten Pasuruan ke Bangil serta dampak positif dan negatif pada Kota Bangil sebagai Ibukota. Berupa revitalisasi alun-alun penanaman taman dan hutan kota pembangunan perkantoran pemerintahan di Raci adanya sentra bordir untuk mendorong perekonomian serta memenangkan Piala Adipura 3 tahun berturut-turut. Namun di sisi lain pemerintah Kabupaten Pasuruan masih belum bisa mengatasi gejala sosial kriminalitas yang terjadi serta kurangnya kajian terhadap pembangunan sehingga beberapa bangunan yang sudah di bangun kurang optimal dalam pengoperasiannya.