Skripsi
Analisis miskonsepsi ipa tentang materi pubertas di kelas vi SDN 1 Poncokusumo dengan menggunakan certainty of response index (cri) / Nadhea Kristianti Putri
Abstrak
Konsep adalah suatu ide atau gagasan yang mewakili sesuatu. Setiap peserta didik mempunyai cara yang berbeda ndash beda dalam memikirkan dan memahami setiap konsep yang disebut konsepsi. Dampak dari miskonsepsi apabila tidak segera diatasi maka akan menghambat penerimaan konsep baru dan akan menghambat keberhasilan peserta didik pada tahap pembelajaran selanjutnya. Terdapat metode yang digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik yaitu CRI. Metode ini selain dapat mengetahui mana peserta didik yang mengalami miskonsepsi juga dapat membedakan peserta didik yang yang paham konsep maupun yang tidak paham konsep. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan tingkat miskonsepsi IPA materi pubertas berdasarkan CRI pada peserta didik kelas VI SDN 1 Poncokusumo. Dalam penelitian ini yaitu menggunakan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif. Validasi instrumen dilakukan oleh ahli materi menggunakan skala Likert memperoleh nilai rata-rata 99% dapat dikatakan dengan kategori sangat valid serta dapat digunakan tanpa revisi. Uji coba dilakukan kepada selain subjek penelitian berjumlah 21 peserta didik. Hasil uji Validitas 15 butir soal yang menggunakan Pearson Product Moment memperoleh nilai koefisien diatas 0 30 serta reliabilitas yang menggunakan Alpha Cronbach memperoleh nilai koefisien 0 884. Instrumen dapat dikatakan valid dan juga reliabel sehingga dapat untuk digunakan. Dalam analisis data ini dilakukan dengan menentukan nilai CRI berdasarkan skala yang disusun oleh Hasan Bagayoko dan Kelley. Selanjutnya menganalisis daya jawaban yang diberikan (benar atau salah) dengan menggunakan nilai CRI (tinggi atau rendah) sehingga dapat membedakan peserta didik yang paham konsep (P) miskonsepsi (M) serta yang tidak paham konsep (TP) lalu dapat dilakukan perhitungan persentase dengan rumus. Setelah itu miskonsepsi dikategorikan dalam beberapa kategori diantaranya yaitu tinggi sedang dan rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan peserta didik kelas VI SDN 1 Poncokusumo mengalami miskonsepsi materi pubertas dengan kategori tingkat sedang sebesar 39% artinya sebagian peserta didik sudah dapat memahami materi pubertas dengan baik.